Dedi Mulyadi dan Bupati Syakur Hadiri Milad ke-109 'Aisyiyah, Tegaskan Dakwah Harus Hadir untuk Kemanusiaan - Kilas Garut News

Dedi Mulyadi dan Bupati Syakur Hadiri Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Tegaskan Dakwah Harus Hadir untuk Kemanusiaan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 22 Juni 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri puncak peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang digelar di Aula Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta jajaran pimpinan wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Jawa Barat. Peringatan milad tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kontribusi panjang ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam tertua di Indonesia yang konsisten bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial-kesehatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan rasa bahagianya dapat hadir di tengah-tengah kader ‘Aisyiyah. Ia memuji konsep dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang dinilainya melampaui batas mimbar konvensional.

“Nah ini yang paling keren adalah pemahaman dakwah itu bukan mimbar. Muhammadiyah memahami dakwah itu bahwa manusia warga Indonesia harus mendapat lentera atau cahayanya matahari. Karena harus mendapatkan lentera dan cahayanya matahari, maka lentera itu harus tumbuh dalam sistem nilai pendidikan yang berkembang dari mulai pelosok desa sampai pusat kota. Maka gerakan dakwah Muhammadiyah adalah gerakan menghilangkan kebutaan,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan bahwa sejak era sebelum kemerdekaan, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah memelopori pendidikan formal modern, bukan sekadar pola tradisional. Dari rahim pendidikan inilah lahir para teknokrat, pengelola keuangan, politisi, hingga penggerak tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Garut Ungkap Perubahan Substansi Dana Alokasi Daerah Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut

Di akhir pidatonya, ia mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk meniru langkah nyata ini.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Jabar sekaligus mengungkapkan rasa bangganya terhadap eksistensi ‘Aisyiyah di Kabupaten Garut. Ia menyebut ‘Aisyiyah telah melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa, termasuk beberapa menteri.

Selain mengapresiasi kontribusi ‘Aisyiyah di bidang pendidikan khususnya dalam pengelolaan sebagian dari 2.600 PAUD di Garut, Bupati juga menitipkan pesan krusial terkait tantangan kesehatan di daerahnya. Ia meminta sinergi ‘Aisyiyah yang selama ini telah aktif membangun klinik kesehatan untuk membantu pemerintah menyosialisasikan program kesehatan masyarakat.

Beberapa poin krusial yang dititipkan oleh Bupati Garut kepada kader ‘Aisyiyah terkait penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), penanganan stunting secara masif dari tingkat keluarga, pencegahan dan edukasi penyakit menular seperti campak dan penyakit paru-paru.

Baca Juga :  Kapolres Garut Diganjar Satyalencana Wira Karya Presiden RI, Bukti Nyata Polri Sukseskan Swasembada Pangan 2025

“Jadi tolong dijelaskan kepada masyarakat supaya mereka lebih aware lagi terhadap upaya kita pemerintah untuk meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Garut,” tutur Syakur.

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, Ia Kurniati, menerangkan bahwa usia ‘Aisyiyah genap 109 tahun pada 19 Mei 2026 lalu. Pada milad kali ini, tema yang diusung adalah “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.”

Ia juga mengingatkan kembali kedekatan historis antara Garut dengan gerakan ini. Menurutnya, Garut merupakan daerah pertama di Jawa Barat yang menerima estafet perjuangan Muhammadiyah langsung dari pusatnya di Yogyakarta. Ia pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para keturunan tokoh pendiri ‘Aisyiyah di Garut seperti Ibu Yati, Ibu Yeti, dan Ibu Nani.

Menutup rangkaian sambutan, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Yadi Janwari, mengingatkan bahwa Milad ke-109 ‘Aisyiyah ini beriringan dengan Milad ke-113 Muhammadiyah. Menandakan kedua organisasi telah bergerak lebih dari satu abad.

Yadi berpesan agar seluruh kader terus meningkatkan kualitas diri dan kecerdasan demi memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi masa depan bangsa dan negara.

(dk)

Berita Terkait

Dari Jalan Raya ke Tengah Warga, Satlantas Polres Garut Tebar Kepedulian di HUT Lantas ke-71
BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi
HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada
HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah
Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing
Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata
Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8, Upaya Identifikasi Terus Dilakukan
Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Dari Jalan Raya ke Tengah Warga, Satlantas Polres Garut Tebar Kepedulian di HUT Lantas ke-71

Senin, 21 September 2026 - 10:37 WIB

BPJS PBI Garut Masih Digodok, Dinsos Pastikan Warga yang Butuh Tetap Difasilitasi

Minggu, 20 September 2026 - 11:11 WIB

HPSI Gadjah Putih Berduka, Hj. Komariah Sosok Keluarga Pendiri Telah Tiada

Jumat, 18 September 2026 - 17:21 WIB

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

Jumat, 18 September 2026 - 13:26 WIB

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!