KILASGARUTNEWS.id|Sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di lingkungan Polres Garut mengalami pergantian jabatan menyusul terbitnya surat telegram mutasi dari Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar). Pergeseran ini mencakup jabatan Kasatresnarkoba, Kasatbinmas, hingga sejumlah Kapolsek di wilayah hukum Polres Garut.
Mutasi tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta peningkatan kinerja kepolisian. Informasi mutasi ini diterima pada Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan surat telegram tersebut, AKP Usep Sudirman, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasatresnarkoba Polres Garut, mendapat penugasan baru sebagai Kasatreskrim Polres Sumedang. Sementara itu, AKP Asep Musa Dinata, S.I.P., M.M., C.P.H.R., yang sebelumnya menjabat Kasatresnarkoba Polres Banjar, dipercaya mengisi jabatan Kasatresnarkoba Polres Garut.
Pergantian juga terjadi pada jabatan Kasatbinmas Polres Garut. IPTU H. Muslih Hidayat, S.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kapolsek Pakenjeng, kini mendapat penugasan sebagai Kasatbinmas Polres Garut.
Adapun posisi Ps. Kapolsek Pakenjeng selanjutnya diemban IPDA R. Roni Nursapta Mulyadi, S.E., yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Pameungpeuk.
Pergeseran jabatan juga menyasar beberapa Kapolsek di wilayah Kabupaten Garut.
AKP Asep Pujaeri, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Cisewu, mendapat penugasan sebagai Ps. Kapolsek Samarang. Sementara itu, IPTU Fajar Bayu Rahman, yang sebelumnya menjabat Panitopsnal Unit Intelkam Polsek Garut Kota, ditugaskan sebagai Ps. Kapolsek Cisewu.
Selanjutnya, IPTU Zainuddin, yang sebelumnya menjabat Ka SPKT Polres Garut, mendapat penugasan sebagai Ps. Kapolsek Malangbong.
Selain pergeseran jabatan tersebut, surat telegram juga mencatat penempatan dalam rangka pensiun bagi tiga pejabat Polres Garut, yakni KOMPOL Aam Kunaepi, S.I.P., sebelumnya menjabat Kasatbinmas Polres Garut; KOMPOL Hilman Nugraha, S.H., sebelumnya menjabat Kapolsek Samarang; serta AKP Suarna, sebelumnya menjabat Kapolsek Malangbong.
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri, sekaligus menjadi bagian dari penyegaran dan pengembangan karier personel.
Menurutnya, para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tanggung jawab.
“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari penyegaran dan pengembangan karier personel. Saya berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Niko N. Adi Putra saat ditemui awak media.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Ia menekankan bahwa setiap pejabat harus mampu menghadirkan pelayanan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan adanya pergantian tersebut, jajaran Polres Garut diharapkan terus memperkuat pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
(DK)




























