Kilas Garut News–Polsek Kadungora dukung BIAN di Wilayah Desa Karangmulya Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut pada hari Rabu (10/08/2022) pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.
Monitoring dan pelaksanaan BIAN bertempat di Posyandu Cikaso RW 11 Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya meningkatkan gizi, kesehatan dan pertumbuhan pada Anak Balita.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan diantaranya Pencatatan Data Anak, Pengukuran Tinggi Badan, Penimbangan Berat Badan, Pemberian Suntik Imunisasi Campak, IPV, DPT-HB dan Pemberian Vitamin A. Kegiatan tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bidan Desa, Kepala Desa, beserta Kader Posyandu RW 07 Desa Rancasalak.
Hasil yang diperoleh dalam giat tersebut adalah pelaksanaan monitoring kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), meningkatkan sinergitas TNI atau Polri dengan warga, menyerap aspirasi ibu-ibu Kader, Bidan Desa untuk sukses terlaksananya peningkatan pelayanan kegiatan BIAN.
“Kegiatan Polsek Kadungora Dukung BIAN ini dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi” ungkap Kapolsek Kadungora KOMPOL Drs. Krisna Irawan.
Menurut laporan yang disampaikan, selama kegiatan monitoring berjalan dengan aman dan kondusif serta tetap menjalankan protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut..(Deden Kurnia*).











