378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan - Kilas Garut News

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus melepas secara resmi 378 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Garut (ITG) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Yayasan Al Musaddadiyah Garut, Jalan Mayor Syamsu, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Garut memaparkan kondisi terkini Kabupaten Garut yang memiliki populasi sekitar 2,8 juta jiwa dan merupakan daerah dengan luas wilayah terbesar ketiga di Jawa Barat. Ia mengakui bahwa kondisi Garut saat ini masih memerlukan perhatian, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Bupati menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membantu mengurai berbagai persoalan tersebut. Mengingat persentase masyarakat Garut yang menempuh pendidikan sarjana baru mencapai sekitar 3 persen, kehadiran mahasiswa dinilai sangat strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Sehingga saya berharap kepada mahasiswa yang melaksanakan KKN ke daerah itu akan banyak membantu akselerasi pembangunan di daerah-daerah,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Pantau Kinerja Diskominfo, Bupati Garut Dorong Transformasi Digital Pelayanan Publik

Ia juga mengajak para mahasiswa KKN untuk terjun langsung ke tengah masyarakat dan menjadi agen perubahan. Menurutnya, mahasiswa memiliki kemampuan lebih cepat dalam memahami perkembangan zaman sehingga dapat membantu masyarakat beradaptasi melalui edukasi dan pemanfaatan teknologi.

“Pendidikan mereka seperti apa, pengetahuan mereka seperti apa dan wawasan mereka seperti apa, serta sikap mereka seperti apa. Padahal didunia ini sudah banyak berubah dan yang cepat mengidentifikasi perubahan dan menyesuaikan perubahan adalah mahasiswa/i. Sok bantuan masyarakat (Cepet bantuin masyarakat) dengan edukasi, didik, buka wawasan, cara berpikir supaya mereka lebih aware lagi sehingga teknologi bukan menjadi ancaman namun menjadi peluang,” tambahnya.

Bupati berharap para mahasiswa mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas masyarakat desa melalui penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Garut (ITG), Hilmi Aulawi, menjelaskan bahwa KKN Tahun 2026 diikuti oleh 378 mahasiswa yang terbagi ke dalam 17 kelompok. Para peserta akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Cigedug dan Kecamatan Cikajang mulai 27 Juli hingga 29 Agustus 2026.

Baca Juga :  Bupati Garut : Kepala Desa Harus Memiliki Kemampuan Pengelolaan Pemerintahan Yang Baik

Hilmi menyampaikan bahwa seluruh program kerja telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan sehingga pelaksanaannya difokuskan pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat, seperti pengelolaan sampah, pengembangan website desa, digitalisasi UMKM, serta pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur desa.

“Untuk selanjutnya pada saat ini, mereka semua sudah miliki program kerja. Sehingga Insya Allah pada saat penerapannya nanti, Anak-anak begitu sampai ke lapangan mereka bisa langsung bekerja. Jadi sudah tidak lagi berbicara, rapat dan lain sebagainya, kita masuk ke level eksekusi,”

Di akhir laporannya, Rektor ITG berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, memperkuat solidaritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama pelaksanaan KKN.

(dk)

Berita Terkait

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian
Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional
Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas
Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul
PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus
Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, 109 PPPK Paruh Waktu Tak Diperpanjang Kontrak
Punya Hafalan Al-Qur’an? IPI Garut Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Bisa Kuliah Gratis 8 Semester
IPI Garut Buka Jalur Keluarga Guru, Potongan Biaya 20 Persen Jadi Peluang Kuliah bagi Generasi Pendidik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!