Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum - Kilas Garut News

Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Se­orang ibu asal Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, meluapkan kekecewaannya melalui media sosial setelah mengaku belum mendapatkan kepastian hukum atas laporan dugaan pencabulan terhadap anaknya yang telah dilaporkan sejak tahun 2025.

Curahan hati tersebut viral usai diunggah melalui akun TikTok @tehaiopik. Dalam video itu, ibu korban memohon perhatian agar perkara yang dilaporkannya segera ditindaklanjuti dan pihak yang diduga terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan hasil konfirmasi kepada Kepala Desa Sancang melalui sambungan WhatsApp, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, pemerintah desa membenarkan bahwa pihaknya pernah menerima pengaduan dari keluarga korban pada tahun 2025.

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet

Kepala desa menjelaskan, saat itu pemerintah desa langsung meminta Karang Taruna Desa Sancang untuk mendampingi keluarga korban dalam menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polsek Cibalong hingga diteruskan ke Polres Garut.

Namun, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa dari pihak keluarga, hingga sekitar satu tahun berlalu sejak laporan dibuat, mereka mengaku belum memperoleh kepastian mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

Merasa tak kunjung mendapatkan kejelasan, ibu korban akhirnya memilih menyuarakan keluhannya melalui media sosial dengan harapan mendapat perhatian publik sekaligus mendorong percepatan proses hukum.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Dalam keterangannya, ibu korban mengaku telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut. Ia berharap laporan yang telah disampaikan dapat diproses secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut. Media ini masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Polres Garut dan akan memuat penjelasan maupun hak jawab dari seluruh pihak terkait sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan.

(dea)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!