Polsek Karangpawitan Polres Garut Cek TKP Gantung Diri di Desa Situsaeur - Kilas Garut News

Polsek Karangpawitan Polres Garut Cek TKP Gantung Diri di Desa Situsaeur

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 5 November 2023 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan di kejutkan oleh peristiwa bunuh diri, Minggu (5/11/2023).

i

Warga Desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan di kejutkan oleh peristiwa bunuh diri, Minggu (5/11/2023).

KILASGARUTNEWS.id|Warga Desa Situsaeur Kecamatan Karangpawitan di kejutkan oleh peristiwa bunuh diri, Minggu (5/11/2023).

Seorang Pria berinisial DS (52) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Kampung Asem Desa Situsaeur Kec Karangpawitan Kab Garut.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Sdr. Awan, Sdr. Elan dan Sdr Atep yang merupakan tetangga dekat korban.

Para saksi curiga karena sore itu sekitar 16.00 Wib belum bertemu dengan korban, sedangkan biasanya sudah bertemu pada jam tersebut.

Baca Juga :  Dandim 0611/Garut Letkol Czi Dhanisworo, S.Sos Memperjuangkan Pedagang Kaki Lima Garut di Acara Relokasi ke Pasar Baru

Karena penasaran para saksi kemudian menjenguk korban yang saat ini tinggal sendiri, korban diketahui sudah pisah dengan istrinya.

Setelah beberapa saat diketuk tapi tidak ada jawaban, kemudian saksi masuk ke dalam rumah. 

Ketika masuk mereka melihat korban diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi posisi korban tergantung pada seutas tali tersambung dengan sebuah sarung pada tiang atap kamar.

Saksi langsung melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa, kemudian Kapolsek Karangpawitan AKP Nurdin Jaelani bersama dengan Unit Identifikasi Polres Garut segera melakukan olah TKP.

Baca Juga :  Polsek Pamengpeuk Polres Garut Gencar Sosialisasikan Vaksinasi dan Prokes Kepada Warga

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar tim Medis PKM Karangpawitan tidak ditemukan adanya bekas luka akibat kekerasan, pada alat kelamin korban ditemukan sperma dan kotoran yang keluar dari lubang anus.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan takdir dari yang maha kuasa.

“Korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan.” Pungkas Nurdin.

(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai, Garut Perkuat Kesiapsiagaan hingga Posko 24 Jam
DWP Garut Gelar Lomba Hijab dan Tata Rias Pesta, 13 Peserta Unjuk Kreativitas Sambut HUT ke-27
Polres Garut Gelar Apel Siaga Bencana 2026, Bupati: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
Bupati Garut Punya Aplikasi Pantau ASN, Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Pembenahan
Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Polres Garut dan IPI Garut Perpanjang Kerja Sama MoU dan MoA
Didit Kehilangan Kaki Akibat Kanker Tulang, LKS Al Usman Gandeng Puskesmas Karangpawitan Perjuangkan BPJS PBI
Bupati Garut Lantik Satria Budi sebagai Pj Sekda, Fokus Kawal Perencanaan Anggaran 2027
Jalan Banjarwangi–Singajaya Amblas 15 Meter, Polsek Banjarwangi Pasang Police Line
Berita ini 744 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:46 WIB

Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai, Garut Perkuat Kesiapsiagaan hingga Posko 24 Jam

Rabu, 4 November 2026 - 09:29 WIB

DWP Garut Gelar Lomba Hijab dan Tata Rias Pesta, 13 Peserta Unjuk Kreativitas Sambut HUT ke-27

Rabu, 4 November 2026 - 09:22 WIB

Polres Garut Gelar Apel Siaga Bencana 2026, Bupati: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Selasa, 3 November 2026 - 15:08 WIB

Perkuat Sinergi Pelayanan Publik, Polres Garut dan IPI Garut Perpanjang Kerja Sama MoU dan MoA

Selasa, 3 November 2026 - 12:47 WIB

Didit Kehilangan Kaki Akibat Kanker Tulang, LKS Al Usman Gandeng Puskesmas Karangpawitan Perjuangkan BPJS PBI

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!