Rumah Sakit Malangbong di Jadikan Rumah Sakit Ponek di Garut Utara - Kilas Garut News

Rumah Sakit Malangbong di Jadikan Rumah Sakit Ponek di Garut Utara

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 7 April 2022 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Guna menekan Angka Kematian Ibu/Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Garut Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menyampaikan sebuah gagasan, yakni  dengan berencana menjadikan Rumah Sakit (RS) Malangbong sebagai Rumah Sakit Ponek di Garut bagian utara. Rumah sakit PONEK merupakan rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Meskipun begitu, Helmi menyatalan, hal tersebut bisa dilakukan tergantung kepada kesiapan dari dokter spesialis yang ada di RS Malangbong. Apalagi, rumah sakit ini baru diresmikan beberapa bulan yang lalu.

Hal itu sempat diutarakannya saat menjadi pembicara di acara Lokakarya Kepemimpinan Masa Depan Indonesia Dalam Perencaan dan Penganggaran Terintegrasi (PPT) Kesehatan Reproduksi (Kespro), yang dilaksanan secara daring dan luring di Aulla Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (6/4/2022).

“Nah mudah-mudahan karena kita kan baru saja kita jalankan yang Rumah Sakit Malangbong ini, nanti tergantung kepada kesiapan dari Dokter Spesialisnya, kita nanti ke Unpad mencoba cari Dokter Spesialis Obgyn yang bisa standby di sana (RS Malangbong),” ujar Wabup Garut saat diwawancara seusai melakukan kegiatan di Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Sore Tadi Akibatkan 22 Orang Alami Luka dan 1 Orang Meninggal Dunia

Ia juga mengungkapkan bahwa memang pihaknya memiliki kebutuhan atau tugas untuk menyediakan rumah sakit yang nyaman bagi masyarakat.

“Ada jaminan dibayar gratis, kemudian ada jaminan ditolong dengan tenaga (kesehatan) yang ramah, yang nyaman gitu ya, karena ada di sebagian masyarakat juga yang menginginkan nggak boleh ada laki-laki kan di situ ya, yang malu gitu, ini juga kita siapkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, juga memaparkan bahwa pihaknya serius untuk menekan AKI/AKB di Kabupaten Garut, salah satunya yaitu melalui program yang digagas oleh DPPKBPPPA Garut yaitu STOP KABUR alias Strategi Optimalisasi Pencegahan Kawin Anak Bawah Umur.

Tentunya beragam strategi serta langkah-langkah konkret yang dilakukan oleh Pemkab Garut ini, guna mewujudkan target AKI/AKB di tahun 2024 agar bisa berada di angka 147.72.

Baca Juga :  Antisipasi Balapan Liar Polsek Leuwigoong Patroli Sore

Rumah sakit ponek sendiri  di Garut hanya ada satu, yaitu RSUD dr. Slamet Garut, dimana keberadaanya untuk menyangga rujukan dari 67 puskesmas  yang berada di 42 kecamatan/421desa dan 21 kelurahan,  sehingga saat ini perlu ditambah rumah sakit daerah khusus persalinan.

Sementara itu Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Iman Purnama Ridho, menjelaskan, berdasarkan kasus kematian ibu saat persalinan tertinggi ada di RSUD dr Slamet Garut, penyebabnya berkaitan dengan 3 T;  Terlambat mengambil keputusan, Terlambat rujukan, dan Terlambat pertolongan.

“Yang dimaksud  beliau adalah Rumah Sakit Ponek, yaitu rumah sakit rujukan persalinan yang dilengkapi sarana prasarana persalinan serta dokter spesialis, dalam hal ini di Garut masih kurang,” jelasnya

Untuk menurunkan AKI/AKB di Garut, imbuhnya, nemang perlu RSU Ponek, yaitu di wilayah utara (RSU malangbong), tengah (RSU dr slamet) dan selatan (RSU pameungpeuk) yang statusnya milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Pemkab Garut Gandeng BMKG dan Komisi V DPR RI, Resmi Buka Program Mitigasi Bencana
Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat
PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut
Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan
Bupati Garut Perintahkan Dishub Tertibkan Truk ODOL dan Benahi Parkir Liar
Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum
Tongkat Komando Kodim 0611/Garut Resmi Berganti, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Siap Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Sinergi dengan Rakyat
Berita ini 284 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pemkab Garut Gandeng BMKG dan Komisi V DPR RI, Resmi Buka Program Mitigasi Bencana

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:36 WIB

PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:31 WIB

Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!