Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut - Kilas Garut News

Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, resmi membuka helatan budaya Nyanet Festival 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Kamis (30/7/2026) malam.

Nyanet adalah tradisi khas minum teh terpopuler di Indonesia. Berasal dari kebiasaan para pemetik teh yang berkumpul di sekitar perapian (hawu) setelah lelah bekerja seharian untuk menghangatkan badan dari dinginnya udara pegunungan. Sembari menyeruput teh hangat dari bambu dan makan palawija bakar, mereka saling berbagi cerita dan mempererat persaudaraan.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, budayawan, dan pihak pendukung yang telah konsisten menjaga warisan leluhur tersebut.

“Nyanet adalah tradisi lokal yang harus terus kita jaga dan kembangkan. Saya percaya tradisi seperti ini adalah identitas atau ciri khas orang Cigedug, orang Garut, dan orang Indonesia. Seterusnya kita harus kembangkan dengan sebaik-baiknya dan juga menjadi keunggulan Kabupaten Garut,” tegas Bupati Garut.

Baca Juga :  Kebersamaan Forkopimda, Kapolres Garut Ikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

Dukungan terhadap helatan ini juga datang dari Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, yang mengapresiasi komitmen Bupati Garut dalam memajukan pariwisata berbasis kearifan lokal. Menurutnya, penyelenggaraan Nyanet Festival sangat selaras dengan visi pariwisata daerah bersemboyan “Pesona Garut Maju Berbudaya”.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung para seniman dan budayawan agar panggung pelestarian seni budaya di Garut tetap berkelanjutan.

Di sisi lain, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Muslimin Anwar, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung penuh sektor pariwisata dan kebudayaan daerah. Menurutnya, pariwisata memiliki efek keterkaitan ke depan (forward linkage) yang sangat kuat terhadap roda perekonomian.

“Di balik satu destinasi wisata seperti di tempat ini, ada ribuan orang yang bekerja di belakangnya, ada ratusan UMKM yang terlibat, dan ada banyak harapan anak-anak terhadap kemajuan daripada desa yang menjadi destinasi usaha ini. Oleh karena itu bagi kami sangat mendukung kegiatan pariwisata,” ungkap Muslimin Anwar.

Baca Juga :  Seni Bela Diri Prestasi dan Budaya, Buchori: Pencak Silat Alat Pemersatu Masyarakat

Sementara itu, Pupuhu Nyanet Festival 2026, Dasep Badrusalam, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun 2026 ini merupakan edisi ke-13. Secara historis, Nyanet juga berkaitan dengan jejak dakwah Kanjeng Sunan Gunung Djati di Priangan Timur yang menggunakan pendekatan budaya.

Ia mengungkapkan bahwa kata Nyanet mengandung makna filosofis untuk menghubungkan rasa, baik rasa antarsesama manusia, hubungan manusia dengan alam, hingga persambungan hamba dengan Sang Pencipta sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

Pada tahun ini, Nyanet Festival mengusung tema “Mapag Dangiang Larang Srimanganti” (Menjemput Keberkahan di Gunung Cikuray). Event ini juga bangga dapat masuk ke dalam agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN).

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkab Garut, Bank Indonesia, Bank BJB, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Komunitas Budaya Nyanet,” pungkas Dasep.

(dk)

Berita Terkait

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?
Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus
Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat
Srikandi Garut Bersinar, Nadya Borong Medali di Kejurnas Panahan Junior 2026
Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir
Bupati Syakur Hadiri Battle of Honor Vol. 2, Rangga Ramadan Buktikan Bela Diri Bisa Dongkrak Ekonomi
KDM Gegerkan Milangkala Tatar Sunda di Garut, Jalur Kirab Mahkota Binokasih Resmi Jadi Jalan Provinsi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?

Jumat, 11 September 2026 - 13:12 WIB

Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!