Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan - Kilas Garut News

Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi Sinergitas Pilar-Pilar Sosial terhadap Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Garut. Rapat lintas sektoral ini diselenggarakan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mempercepat pencapaian target penurunan angka kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut.

“Ini adalah solusi yang khusus, yang dibuatkan teruntuk orang-orang yang khusus,” tegas Abdusy Syakur Amin.

Bupati memaparkan kondisi demografis Kabupaten Garut yang menjadi tantangan tersendiri. Dengan jumlah penduduk mencapai 2,8 juta jiwa dan status sebagai kabupaten terluas ketiga di Jawa Barat, tantangan sosial ekonomi masyarakat menjadi semakin kompleks. Saat ini tercatat sebanyak 252.520 jiwa atau 9,39 persen penduduk Garut masih berada dalam kategori miskin.

Baca Juga :  Garut Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Abdusy Syakur Amin Paparkan Strategi

Melalui rapat ini, Bupati berharap seluruh pihak terkait dapat melakukan intervensi yang komprehensif.

“Oleh sebab itu, kami akan terus melakukan intervensi dan upaya pengentasan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut guna menciptakan keluarga yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, dalam laporannya memaparkan sebaran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Garut, yakni Desil 1 sebanyak 363.422 jiwa, Desil 2 sebanyak 377.013 jiwa, Desil 3 sebanyak 423.760 jiwa, Desil 4 sebanyak 403.430 jiwa, dan Desil 5 sebanyak 310.128 jiwa.

Marlinda menjelaskan bahwa program bantuan sosial pemerintah telah menjangkau sekitar 1,8 juta masyarakat Kabupaten Garut yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 5. Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai program, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 100.000 kepala keluarga, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 211.684 kepala keluarga, Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) sebanyak 227.999 kepala keluarga, Penerima Bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 1.010.188 jiwa, Bantuan Tunai APBD sesuai regulasi Desil 1–5 sebanyak 492.750 jiwa, Program Keluarga Berkelanjutan sebanyak 1.000 kepala keluarga, serta Jaring Pengaman Daerah Berkelanjutan (JPDB) sebanyak 7.998 keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga :  Kapolsek Pakenjeng Bergulat dengan Preman Kampung yang Ancam Bunuh Camat dan Kapolsek, Videonya Viral

Di akhir laporannya, Kepala Dinsos menegaskan bahwa rapat sinergitas ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan penyelenggaraan bantuan sosial yang efektif dan tepat sasaran,” pungkas Marlinda.

(dk)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!