Kilas Garut News-Kepolisian Sektor Tarogong Kaler melaksanakan monitoring pada kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang bertempat di Wilayah Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut pada hari Selasa (06/09/2022) pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB.
Monitoring Bulan Imunisasi Anak Sekolah oleh DTP Puskesmas Tarogong sebagai upaya yang dilakukan dengan bentuk perlindungan pada anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi. Pelaksana yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu BRIPKA Gun Gun Gunawan, S.H.
Monitoring BIAS dilaksanakan di SDN Jati 1 dan SDN Jati 2 Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. SDN Jati 1 jumlah sasaran 30 orang diantaranya yang di vaksin 26 orang dan tidak hadir 4 orang, sedangkan di SDN Jati 2 jumlah sasaran 15 orang diantaranya yang di vaksin 12 orang dan tidak hadir 3 orang.
Hasil yang dicapai adalah Imunisasi yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk melindungi anak-anak usia sekolah dari penyakit campak, difteri dan titanus. Kegiatan juga merupakan imunisasi lanjutan untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada anak.
Kapolsek Tarogong Kaler IPTU Budiman Suhardiana, S.H. menyampaikan bahwa selama kegiatan monitoring Bulan Imunisasi Anak Sekolah yang dilakukan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











