KILASGARUTNEWS | Kepolisian Sektor Bayongbong melaksanakan kegiatan Upacara Bendera yang bertempat di SMP Negeri 2 Bayongbong Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut pada hari Senin (19/09/2022) pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai.
Pelaksanaan Upacara Bendera rutin hari Senin pagi yang berlangsung di SMP Negeri 2 Bayongbong tersebut dihadiri oleh Kapolsek Bayongbong, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bayongbong, para Guru SMP Negeri 2 Bayongbong serta para Siswa dan Siswi SMP Negeri 2 Bayongbong.
Kapolsek Bayongbong dalam Upacara Bendera menyampaikan beberapa amanat yang berkenaan mengenai Kenakalan Remaja, Tertib Barlalu Lintas, Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan obatan terlarang serta Cinta Tanah Air Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Diharapkan Siswa-siswi SMP Negeri 2 Bayongbong dapat menjadi siswa teladan dan berprestasi selalu menjaga ketertiban baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal para siswa maupun siswi”. Ungkap Kapolsek Bayongbong IPTU Yusli Yulianto, S.H. dalam laporan yang disampaikannya.
Kegiatan Upacara Bendera hari Senin yang digelar di SMP Negeri 2 Bayongbong Kabupaten Garut yang diikuti seluruh siswa dan siswi SMP Negeri 2 Bayongbong berjalan lancar dengan situasi dalam keadaan aman dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











