Miris ! Anak-anak Pergi Sekolah Terpaksa Melewati Jalan Bambu Sepanjang 52 Meter, Tokoh Masyarakat Setempat Meminta Pemkab Garut Segera Bangunkan Jembatan - Kilas Garut News

Miris ! Anak-anak Pergi Sekolah Terpaksa Melewati Jalan Bambu Sepanjang 52 Meter, Tokoh Masyarakat Setempat Meminta Pemkab Garut Segera Bangunkan Jembatan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Banjir bandang yang menerjang wilayah Garut Selatan pada Senin, 12 Oktober 2020 tahun silam, telah merusak berbagai infrastruktur seperti jembatan dan jalan raya serta perumahan dan area pertanian warga.

Adapun salah satu jembatan yang rusak akibat banjir bandang adalah jembatan gantung di Kampung Al-Mannar RT 02 RW 05 Desa Sagara Kecamatan Cibalong yang menghubungkan Desa Mekarwangi dengan Desa Sagara. 

Hari ini konsidinya sangat memprihatikan pasalnya jembatan yang roboh akibat terjangan banjir bandang tahun silam berakibat fatal dampaknya terhadap roda perekonomian ataupun akses jalan untuk beraktivitas dan anak-anak pergi ke sekolah pun terpaksa melintasi jalan bambu sepanjang 52 meter dan bisa membahayakan nyawa manusia. Selasa 31 Agustus 2021.

Baca Juga :  TNI–POLRI Laksanakan Pengamanan dan Penanganan Pasca Insiden Disposal Amunisi di Kecamatan Cibalong

Pantauan sejumlah awak media dilokasi tepatnya di Kampung Al-Mannar Desa Sagara sampai saat ini belum juga ada perbaikan dari pemkab garut ataupun dari pihak kecamatan Cibalong.

Anwar salah satu tokoh masyarakat diwilayah itu mengkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang sekarang akibat terjangan banjir bandang yang masih belum diperbaiki.

Baca Juga :  Bupati Garut Kunjungi Lokasi Relokasi Penyintas Banjir Bandang di Cisompet

“kami berharap segera dibangunkannya kembali jembatan untuk warga supaya bisa beraktivitas seperti sedia kala, apalagi jalan ini sebagai penghubung kedua desa artinya banyak warga dan anak-anak sekolah melalui jalan ini, ya kami seadanya memakai jalan darurat memakai bambu sepanjang 52 meter seadanya sungguh miris memang’ ucapnya

Semoga secepatnya kata Anwar jembatan ini dibangunkan oleh pemkab garut melalui bupati garut karena kondisi saat ini sangat-sangat memprihatinkan. (Deden Kurnia*).

Berita Terkait

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:05 WIB

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!