Korban Tewas di Cilauteureun Berhasil Ditemukan Polisi Sekitar 500 Meter dari Lokasi Tenggelam   - Kilas Garut News

Korban Tewas di Cilauteureun Berhasil Ditemukan Polisi Sekitar 500 Meter dari Lokasi Tenggelam  

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga yang tewas akibat terpeleset di Cilautereun, (Foto:Istimewa).

i

Warga yang tewas akibat terpeleset di Cilautereun, (Foto:Istimewa).

KILASGARUTNEWS.id|Polsek Pameungpeuk Polres Garut bersama warga berhasil mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Cilauteureun. Jumat (29-11-2024).

Kapolsek Pameungpeuk Iptu Bangbang Sudarsono mengatakan Korban Sdr. Rangga (14) warga Cibalong Kabupaten Garut dilaporkan tenggelam sekitar pukul 13.30 Wib.

Saat itu Korban bersama 3 orang temannya bermain di Sungai Cilauteureun, korban kemudian turun ke sungai untuk mengecek kedalam sungai.

Akan tetapi tiba tiba Korban terseret arus, ke tiga teman korban berusaha menolong tapi tidak berhasil, mereka kemudian berteriak minta tolong dan minta bantuan warga sekitar.

Baca Juga :  Di Tengah Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Puskesmas Garawangsa Tetap Hadir Layani Warga

Polsek Pameungpeuk yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan bersama dengan warga berusaha mencari korban.

Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam sekitar pukul 15.30 Wib dalam keadaan meninggal dunia, Korban segera dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.

Dari pemeriksaan dokter di RSUD Pameungpeuk tidak ditemukan tanda tanda luka dari tubuh korban, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi. 

Baca Juga :  TPPS Garut Temukan 29 Ribu Anak Stunting

Dari keterangan pihak keluarga, korban memang tidak bisa berenang, saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada musim hujan ketika debit air meningkat, terutama di wilayah yang tidak memiliki pengawasan,” Pungkas Bangbang.(Deden Kurnia/Humas Polres Garut*).

Berita Terkait

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana
Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Cetak Generasi Qurani Berprestasi
Tanah Longsor di Cihurip, Jalur Garut–Pameungpeuk Sempat Tak Bisa Dilalui
40 Menit Pria Ini Tergantung Tersengat Listrik Usai Pasang Baliho
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Minggu, 12 April 2026 - 08:07 WIB

Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar

Sabtu, 11 April 2026 - 09:29 WIB

Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut

Kamis, 9 April 2026 - 20:25 WIB

Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng

Rabu, 8 April 2026 - 21:34 WIB

KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!