Viral Pria Berkaos Loreng Diduga Halangi Polisi di Garut, Dandim Tegaskan Bukan Anggota TNI Aktif - Kilas Garut News

Viral Pria Berkaos Loreng Diduga Halangi Polisi di Garut, Dandim Tegaskan Bukan Anggota TNI Aktif

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id||Video viral di Tik Tok dengan akun “Julid loreng” yang memperlihatkan dugaan oknum TNI seakan akan menghalangi petugas kepolisian dalam pengungkapan peredaran obat terlarang di wilayah Kerkop, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya mendapat klarifikasi tegas dari pihak TNI. Jum’at (10/4/2026).

Dalam video yang beredar luas tersebut, tampak seorang pria mengenakan kaos loreng berada di lokasi saat aparat kepolisian tengah melaksanakan kegiatan. Pria tersebut diduga menghalangi jalannya proses penggerebekan, bahkan sempat berinteraksi dengan petugas di lapangan, sehingga memicu keresahan dan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fachrizal, langsung angkat bicara dan meluruskan informasi yang berkembang.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Garut : Tim Sancang Buru Pelaku Pembobolan Gudang Perusahaan 

“Kami tegaskan, orang yang ada dalam video tersebut bukan anggota TNI aktif. Yang bersangkutan sudah pensiun,” tegas Dandim.

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa institusi TNI terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Dandim memastikan bahwa TNI tetap berkomitmen menjaga integritas dan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian dalam memberantas peredaran obat terlarang yang meresahkan masyarakat.

“Kami mendukung penuh upaya kepolisian dalam memberantas peredaran obat terlarang. TNI siap bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polres Garut Giat Bina Latihan Mandiri Casis Diktuk Bintara Polri

Dandim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

Ia bahkan membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan.

“Apabila ada oknum yang mengatasnamakan TNI dan terlibat dalam kegiatan ilegal, segera laporkan. Kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi viral serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

(wan*)

Berita Terkait

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Salat Iduladha di Garut Berlangsung Khusyuk, Syakur Amin Doakan Jemaah Haji Tetap Lancar
Berita ini 258 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!