Warga Sakit Menahun di Garut Tinggal di Rumah Tak Layak, Bantuan Diduga Tak Tersentuh - Kilas Garut News

Warga Sakit Menahun di Garut Tinggal di Rumah Tak Layak, Bantuan Diduga Tak Tersentuh

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 4 April 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai kepala rumah tangga, U. Nurdin mengaku telah lama menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Namun, hingga kini ia belum pernah menerima bantuan sosial maupun dukungan kesehatan yang seharusnya bisa ia dapatkan.

“Sudah sering sakit-sakitan, tapi belum pernah dapat bantuan,” ungkap U. Nurdin.

Baca Juga :  ACT Garut Bagi-Bagi Mie Samyang Gratis Kepada Warga Tarogong

Kondisi tempat tinggalnya pun jauh dari kata layak. Rumah yang ditempatinya terbuat dari kayu dan bambu, dengan atap bocor serta lantai masih berupa tanah. Situasi ini dinilai memperparah kondisi kesehatannya.

Menurut Wawan Gunawan dari ormas GRIB Jaya, U. Nurdin telah mengalami sakit selama kurang lebih tujuh bulan. Ia menyebut, saat ini yang bersangkutan ingin menjalani kontrol kesehatan, namun terkendala biaya.

“Sudah hampir tujuh bulan sakit. Sekarang ingin berobat agar sembuh, tapi tidak ada biaya. Bantuan apapun belum pernah datang, padahal beliau layak mendapatkannya,” ujar Wawan kepada Kilas Garut News.

Baca Juga :  SEMMI : Bongkar Kasus Brigjen Pol FS, Bukti Kapolri Presisi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak terkait mengenai kondisi tersebut. Media akan terus memantau perkembangan dan berupaya mengonfirmasi kepada instansi berwenang.

Sementara itu, berdasarkan keterangan narasumber, U. Nurdin disebut pernah terlibat sebagai tim sukses salah satu tokoh politik di Kabupaten Garut. Namun demikian, kondisi kehidupannya saat ini justru memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

(wan)

Berita Terkait

Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
API TPA Pasir Bajing Garut Hampir 99 Persen Tuntas, Bupati Soroti Sampah 300 Ton per Hari dan Anggaran Pengelolaan
Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban
Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk
BPJS PBI Garut Ditata, Bupati Tegaskan Layanan Kesehatan tetap Jalan di Tengah Pemangkasan TKD
Bupati Garut Bidik Transformasi Smart Hospital, Masterpland RSUD dr. Slamet Disiapkan
Reses Yudha Puja Turnawan Tak Sekedar Serap Aspirasi, BPJS Gratis Warga Miskin Jadi Sorotan
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

API TPA Pasir Bajing Garut Hampir 99 Persen Tuntas, Bupati Soroti Sampah 300 Ton per Hari dan Anggaran Pengelolaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Polres Garut Bongkar Produksi Teh Herbal Diduga Tirukan Merek Sehatku Herbal, Empat Tersangka Diciduk

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!