Sebagai kepala rumah tangga, U. Nurdin mengaku telah lama menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Namun, hingga kini ia belum pernah menerima bantuan sosial maupun dukungan kesehatan yang seharusnya bisa ia dapatkan.
“Sudah sering sakit-sakitan, tapi belum pernah dapat bantuan,” ungkap U. Nurdin.
Kondisi tempat tinggalnya pun jauh dari kata layak. Rumah yang ditempatinya terbuat dari kayu dan bambu, dengan atap bocor serta lantai masih berupa tanah. Situasi ini dinilai memperparah kondisi kesehatannya.
Menurut Wawan Gunawan dari ormas GRIB Jaya, U. Nurdin telah mengalami sakit selama kurang lebih tujuh bulan. Ia menyebut, saat ini yang bersangkutan ingin menjalani kontrol kesehatan, namun terkendala biaya.
“Sudah hampir tujuh bulan sakit. Sekarang ingin berobat agar sembuh, tapi tidak ada biaya. Bantuan apapun belum pernah datang, padahal beliau layak mendapatkannya,” ujar Wawan kepada Kilas Garut News.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak terkait mengenai kondisi tersebut. Media akan terus memantau perkembangan dan berupaya mengonfirmasi kepada instansi berwenang.
Sementara itu, berdasarkan keterangan narasumber, U. Nurdin disebut pernah terlibat sebagai tim sukses salah satu tokoh politik di Kabupaten Garut. Namun demikian, kondisi kehidupannya saat ini justru memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
(wan)











