Dekranasda Dan Disperindag Garut Gagas Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok Untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal - Kilas Garut News

Dekranasda Dan Disperindag Garut Gagas Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok Untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 15 November 2023 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dekranasda Dan Disperindag Garut Gagas Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok Untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal

i

Dekranasda Dan Disperindag Garut Gagas Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok Untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Perindustrian Perdagangan Energia dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Garut mengadakan Pelatihan Kerajinan Produk Berbahan Dasar Eceng Gondok selama 3 hari di Fave Hotel Garut.

Acara yang resmi dibuka oleh Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Rudy Gunawan, Selasa (14/11/2023), diikuti oleh 50 peserta, termasuk warga sekitar Situ Bagendit dan perajin setempat.

Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mengurangi populasi eceng gondok di rawa, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan mengembangkan kerajinan khas Kabupaten Garut.

Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Rudy Gunawan, berharap para peserta dapat menghasilkan karya unggulan melalui eceng gondok, sumber daya yang melimpah di Situ Bagendit. Meski diakui terlambat dalam memanfaatkannya, Diah menekankan potensi eceng gondok sebagai produk kreatif.

“Harus (jadi produk unggulan), kan kita punya batik, punya kulit, ada akar wangi, ada sutra bulu. Nah sekarang kita coba lah, (walaupun) sebenarnya kita terlambat karena sebenarnya kita eceng gondok ini banyak, tapi kita baru hari ini bisa memberi pelajaran memanfaatkan eceng gondok,” ujar Diah seusai membuka acara pelatihan.

Tak hanya itu, Diah juga berharap para peserta yang hari ini mengikuti kegiatan pelatihan, bisa membagikan kembali ilmu yang didapat, kepada masyarakat sekitar. Terlebih, ia menilai jika produksi kerajinan eceng gondok ini relatif tidak memerlukan modal yang besar, hanya diperlukan kemauan serta kreativitas untuk menciptakan karya dari bahan yang biasanya menjadi masalah bagi Situ Bagendit.

Baca Juga :  Polsek Banjarwangi Kawal Testing dan Tracing Tes Antigen Terhadap Kontak Erat di Desa Cikadongdong

“Mereka harus jadi role model ya, jadi mereka memberi pelatihan lagi untuk sekitarnya,” ucapnya.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan nilai tambah pada potensi yang selama ini dianggap bermasalah. Ridwan berharap eceng gondok yang dulunya menjadi masalah dapat menjadi berkah dan meningkatkan ekonomi keluarga di sekitar Situ Bagendit.

“Dan juga tentu saja bisa menjadi inspirasi bagi yang lain gitu, dari tentu saja tidak hanya eceng gondok nanti, banyak barang-barang lain atau mungkin komoditas lain yang bisa dikembangkan,” tutur Ridwan.

Tindak lanjut dari pelatihan ini akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia dan pemasaran produk berbahan dasar eceng gondok, yang saat ini sedang dikembangkan bersama Dekranasda Kabupaten Garut.

Ridwan Effendi menegaskan potensi eceng gondok tidak hanya sebagai bahan kerajinan kreatif, tetapi juga sebagai pupuk organik dan bahan pendukung bangunan.

Narasumber Slamet, perajin kerajinan eceng gondok asal Kabupaten Semarang, diundang untuk berbagi ilmu. Slamet menekankan bahwa semua jenis eceng gondok di Indonesia dapat digunakan untuk kerajinan, dengan kualitas yang dipengaruhi oleh lingkungan, air, dan luas tempat tumbuh.

Baca Juga :  Pemkab Garut Gelar Rakor Penanganan Kemiskinan di Kabupaten Garut

Slamet memaparkan,dalam pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana proses pembuatan berbagai produk dari eceng gondok, seperti souvenir, sandal, kotak tisu, tempat sampah, hingga pot.

Slamet menjelaskan jika semua eceng gondok yang ada di Indonesia semua bisa digunakan untuk kerajinan, hanya saja yang membedakan adalah kualitasnya. Sedangkan faktor yang mempengaruhi kualitas eceng gondok ini, adalah lingkungan, air, dan luas daripada tempat eceng gondok untuk berkembang biak.

“Cuma semua eceng gondok baik pendek (atau) panjang bisa digunakan, cuma kita yang sementara ini di Asia tenggara itu di Rawa Pening itu nomor 2 se Asia Tenggara, nomor satunya di Thailand kualitasnya,” katanya.

Ia juga memaparkan ada aturan tersendiri terkait pendistribusian eceng gondok di tempat ia tinggal, di mana petani eceng gondok setor ke pengepul dan perajin membeli eceng gondok ke pengepul. Adapun, harga terkini dari eceng gondok kering yang menjadi bahan baku kerajinan di wilayahnya, yaitu berkisar di angka Rp7.500 per kilogramnya.

“Setelah itu ada proses dari bleaching anti jamur, terus nanti pengeleman sama finishing, terus terakhir itu packing, jadi sangat – sangat mudah sekali untuk dipelajari,” papar Slamet. (red*).

Berita Terkait

Hujan Deras dan Angin Kencang Mengguyur Garut, Nurdin Yana : BPBD Bantu Bersihkan Lumpur di Wilayah Cikajang
Polsek Cisurupan Polres Garut Bersihkan Lumpur Akibat Luapan Sungai Ciharemas 
Pasca Angin Puting Beliung, Polsek Pakenjeng Berikan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak 
Rumah Uje Ambruk, Polsek Limbangan Bersama Warga Bantu Bersihkan Material Longsor  
Siap Siaga Terlihat Saat Polsek Cisurupan Polres Garut Bantu Bersihkan Lumpur Akibat Bencana Alam
Rumah Produksi Bersama Diresmikan Teten Masduki, Pj Bupati Garut : Kualitas Kulit Sukaregang Tidak Kalah Dengan Produk Internasional
Polsek Cisompet Polres Garut Dengan Sigap Evakuasi Rumah Warga Yang Terancam Longsor
Camat Pangatikan Laporkan Sejumlah Kejadian Yang Terjadi di Wilayahnya
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 November 2024 - 11:42 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Mengguyur Garut, Nurdin Yana : BPBD Bantu Bersihkan Lumpur di Wilayah Cikajang

Kamis, 7 November 2024 - 08:32 WIB

Polsek Cisurupan Polres Garut Bersihkan Lumpur Akibat Luapan Sungai Ciharemas 

Senin, 11 Maret 2024 - 20:08 WIB

Pasca Angin Puting Beliung, Polsek Pakenjeng Berikan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak 

Kamis, 7 Maret 2024 - 07:41 WIB

Rumah Uje Ambruk, Polsek Limbangan Bersama Warga Bantu Bersihkan Material Longsor  

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:54 WIB

Siap Siaga Terlihat Saat Polsek Cisurupan Polres Garut Bantu Bersihkan Lumpur Akibat Bencana Alam

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!