Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar - Kilas Garut News

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Respons cepat ditunjukkan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut saat menangani dampak longsor di wilayah Sucinaraja. Melalui Pos Damkar Pangatikan, petugas sigap mengevakuasi tumpukan akar bambu berukuran besar yang nyaris membendung aliran sungai di Jembatan Cikeunyat, Kampung Panyeredan, Desa Sukaratu, Rabu (29/4/2026).

Longsor yang dipicu hujan deras membuat rumpun bambu berukuran besar tumbang dan menutup hampir seluruh badan sungai. Material bercampur tanah tebal itu menumpuk di pinggir tebing hingga mengancam aliran air.

Warga sempat dilanda kekhawatiran. Jika dibiarkan, tumpukan bambu tersebut berpotensi menjadi bendungan alami yang bisa memicu luapan air ke jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal di Garut, Mobil Sedan Terperosok ke Parit dan Dua Orang Terluka

Tak butuh waktu lama, laporan warga langsung direspons cepat. Regu 2  Pos Damkar Pangatikan di bawah komando Danru Ahmad Yasir bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.58 WIB.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Kondisinya cukup berbahaya karena akar bambu besar tertimbun tanah tebal dan hampir menutup aliran sungai,” tegas Ahmad Yasir di lokasi.

Sebanyak lima personel Damkar diterjunkan dalam operasi tersebut. Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku membersihkan tumpukan akar bambu dan material longsoran yang menggunung.

Baca Juga :  Keluarga Tidak Mampu dan Belum Terdata di DTSEN, Pemuda Autis Asal Sukaratu Sucinaraja Belum Tersentuh Medis dan Bantuan Sosial

Aksi sigap ini menjadi langkah krusial untuk mencegah potensi banjir dan luapan air yang bisa merusak akses jalan serta membahayakan warga sekitar.

Berkat kerja cepat dan koordinasi di lapangan, aliran sungai berhasil kembali normal dan situasi berangsur aman.

Aksi heroik Damkar ini pun mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan kehadiran petugas di tengah kondisi darurat.

Disdamkar Garut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada di musim hujan, terutama terhadap potensi longsor dan penyumbatan aliran sungai, serta segera melapor jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.

(dk)

Berita Terkait

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana
Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Cetak Generasi Qurani Berprestasi
Tanah Longsor di Cihurip, Jalur Garut–Pameungpeuk Sempat Tak Bisa Dilalui
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Minggu, 12 April 2026 - 08:07 WIB

Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar

Sabtu, 11 April 2026 - 09:29 WIB

Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Penertiban PKL Jadi Langkah Awal Penataan Kota Garut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!