Garut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana hingga 23 Desember 2025 - Kilas Garut News

Garut Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana hingga 23 Desember 2025

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Kabupaten Garut akan memperpanjang masa Tanggap Darurat bencana. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut usai kegiatan Evaluasi Tanggap Darurat Bencana di Gedung C Kantor BPBD Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin (8/12/2025).

Evaluasi ini menghasilkan keputusan perpanjangan masa Tanggap Darurat (TD) untuk merespons bencana berulang yang terus melanda hampir seluruh wilayah kabupaten.

Sekda Garut mengungkapkan bahwa evaluasi ini merupakan fase kedua yang telah selesai, namun bencana banjir susulan yang terus terjadi mendorong perlunya tindakan pemulihan (recovery) segera.

“Kegiatan hari ini kami melakukan evaluasi tanggap darurat untuk fase yang kedua, alhamdulillah fase yang kedua ini sudah selesai. Tapi kemudian kita melihat bahwa memang masih ada bencana banjir yang turun, nah itu segera kita lakukan recovery,” ujar Sekda Garut.

Dengan pertimbangan tersebut, masa Tanggap Darurat diperpanjang, yang semula berakhir pada hari ini akan diperpanjang dari 9 hingga 23 Desember 2025.

Baca Juga :  Asrama Putra Lama di Tanjungsari Karangpawitan Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

“Tanggap darurat ini kita perpanjang rentang waktu 14 hari ke depan,” katanya.

Nurdin menekankan fokus utama Tanggap Darurat adalah penanganan urgensi, terutama pemulihan infrastruktur yang vital. Salah satu prioritas adalah perbaikan jembatan yang terputus, seperti yang terjadi di Kecamatan Bungbulang.

“Kita lihat sekarang, mana yang urgensi, mana yang bisa dilakukan dalam konteks tanggap darurat. Misalkan, sekarang jembatan. Kemarin di Bungbulang ada 4 jembatan yang rusak, dan sangat memarginalkan masyarakat Bungbulang,” jelasnya.

Sebagai upaya percepatan, jembatan akan dibuat secara darurat guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan tidak terhambat. Nurdin menerangkan, kecamatan yang terdampak paling parah dilaporkan adalah Peundeuy dan Bungbulang.

Di Kecamatan Peundeuy, perbaikan Jembatan Rawayan dilaporkan telah rampung 100% dan sudah dapat dilalui masyarakat, meskipun dengan pembatasan maksimal 3 orang secara bergilir.

Baca Juga :  Nurdin Yana Secara Resmi Buka Kegiatan Kick Off Meeting Penilaian Mandiri Maruritas SPIP Terintegrasi

Terkait korban bencana, Sekda merinci bahwa secara komulatif terdapat 243 KK dan 241 rumah yang terdampak. Jumlah total jiwa yang menjadi konsentrasi penanganan adalah sekitar 700 jiwa lebih.

Sesuai Permensos, Pemerintah Kabupaten Garut akan menyalurkan bantuan kepada para korban berupa Jaminan Hidup (Jadup) selama 14 hari ke depan dan bantuan sementara untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Nurdin Yana menegaskan perpanjangan masa Tanggap Darurat adalah hal yang tidak terhindarkan karena munculnya bencana-bencana baru di daerah, dengan tujuan memastikan masyarakat dapat beraktivitas seadanya melalui penyediaan fasilitas umum (fasum) berdasarkan pendekatan kedaruratan.

“Bungbulang juga ada beberapa jembatan yang menghubungkan beberapa daerah tidak bisa terhubung jembatanya, sehingga kita lakukan tanggap darurat. Dikandung maksud yang penting masyarakat bisa beraktivitas seadanya dengan fasum-fasum berdasarkan pendekatan kedaruratan,” tandasnya.

(dk)

Berita Terkait

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat
PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut
Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan
Bupati Garut Perintahkan Dishub Tertibkan Truk ODOL dan Benahi Parkir Liar
Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum
Tongkat Komando Kodim 0611/Garut Resmi Berganti, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Siap Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Sinergi dengan Rakyat
Laporan Warga Lewat Call Center 110 Langsung Ditindak, Polisi Sigap Tangani Truk Terguling di Lebak Jero
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:36 WIB

PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:31 WIB

Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:27 WIB

Bupati Garut Perintahkan Dishub Tertibkan Truk ODOL dan Benahi Parkir Liar

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:06 WIB

Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!