KILASGARUTNEWS.id|Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (BEM KBM IPI) Garut melaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menangani isu kesehatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan perilaku remaja. Rabu (14/5/2025).
Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan BEM KBM IPI Garut diantaranya, Rafli dan Farid, dari Kementerian Luar Negeri BEM KBM IPI Garut, Annisa selaku Wakil Presiden Mahasiswa BEM KBM IPI Garut
Dalam pertemuan tersebut, BEM KBM IPI Garut menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus perilaku menyimpang di kalangan remaja di Kabupaten Garut. Data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTDPPA) Garut mencatat adanya peningkatan kasus kenakalan remaja, termasuk perilaku seksual yang tidak sesuai norma, yang salah satunya terjadi di Kecamatan Pasirwangi .
BEM KBM IPI Garut menekankan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif bagi remaja. Minimnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat menyebabkan remaja terjerumus ke dalam perilaku berisiko, seperti hubungan seksual pranikah dan penyimpangan seksual .
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyambut baik inisiatif dari BEM KBM IPI Garut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dalam menyelenggarakan program edukasi kesehatan reproduksi dan seksual di kalangan remaja. Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang benar kepada remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku berisiko.
Melalui audiensi ini, BEM KBM IPI Garut dan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut berkomitmen untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan remaja yang sehat dan bertanggung jawab.











