Kilas Garut News-Dalam antisipasi kemacetan, Polsek Samarang Polres Garut melaksanakan kegiatan jam Rawan pagi Kamseltibcarlantas yang bertempat di SDN 1 dan 2 Samarang dan Simpang tiga H Osid. Selasa (23/8/2022).
Kegiatan dilaksanakan Jajaran Unit Lantas Polsek Samarang dalam rangka mengurai kemacetan kendaraan serta antisipasi kepadatan kendaraan di jalan tersebut.
Kapolsek Samarang Kompol Jajang Rachmat menuturkan, Jajaran unit Lantas melaksanakan pengaturan lalu lintas jam rawan pagi program Kamseltibcarlantas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan meminimalisir juga terjadinya kecelakaan lalu lintas.
” tiga titik yang menjadi rawan kemacetan, di SDN 1 dan 2, terus di simpang tiga H.Osid, dan sambil mengatur lalu lintas, anggota menyebrangkan anak sekolah ataupun masyarakat yang akan menyebrang di perlintasan jalan tersebut.”, ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, tidak hanya mengatur lalu lintas saja, anggota jajaran unit Lantas Polsek Samarang memberikan himbauan Prokes juga kepada masyarakat dan melakukan teguran lisan kepada para pengendara yang melanggar. ” Pungkasnya
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











