Pemkab Garut Gelar Coaching Clinic, Bupati Syakur Amin Tekankan Pengelolaan Aset yang Baik - Kilas Garut News

Pemkab Garut Gelar Coaching Clinic, Bupati Syakur Amin Tekankan Pengelolaan Aset yang Baik

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 17 Juni 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengikuti Rapat Coaching Clinic Perbaikan Manajemen Properti Milik Pemerintah Kabupaten Garut. Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (17/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Kepala Divisi Konsultasi dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia,Bramantya Harimurti, beserta tim, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan peserta coaching clinic.

Di awal sambutannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan terima kasih kepada Bramantya Harimurti dan tim LMAN atas kehadiran mereka sebagai narasumber. Syakur menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam upaya membenahi tata kelola manajemen barang milik daerah, khususnya properti milik Pemerintah Kabupaten Garut. “Ini agar lebih tertib, optimal, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan daerah,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Garut tahun anggaran 2024, masih terdapat beberapa catatan perbaikan tata kelola barang milik daerah. Salah satunya terkait pemanfaatan barang milik daerah yang belum optimal.

Menanggapi hal tersebut, Syakur menekankan beberapa poin penting, diantaranya:

Baca Juga :  Anggota Polsek Karangpawitan Polres Garut Tidak Melepaskan Pengawasan Terhadap Kasus TPPO Di Wilayah Hukumnya

1. Kepala perangkat daerah selaku pengguna barang harus lebih memahami kewenangan dan tanggung jawabnya.
2. Pengelolaan barang milik daerah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.
3. Barang milik daerah yang belum termanfaatkan secara maksimal perlu diubah menjadi sumber daya ekonomi yang berdaya guna dan berhasil guna.
4. Pentingnya melaksanakan inventarisasi, pengamanan, serta optimalisasi pemanfaatan terhadap barang milik daerah yang berada dalam pencatatan dan penguasaan perangkat daerah.
5. Seluruh kepala perangkat daerah didorong untuk memiliki komitmen kuat dalam menata dan mengelola barang milik daerah masing-masing.

“Kita tidak hanya dituntut tertib administrasi, tetapi juga harus mampu menjadikan aset daerah sebagai motor penggerak pembangunan dan sumber kemandirian fiskal Kabupaten Garut,” tegas Syakur.

Ia berharap, dari kegiatan ini akan lahir inisiatif-inisiatif baru dalam mengelola barang milik daerah secara profesional dan produktif. “Mari kita wujudkan tata kelola barang milik daerah yang lebih baik, transparan, dan akuntabel guna terwujudnya Garut Hebat dan berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Konsultasi Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan RI, Bramantya Harimurti, menjelaskan mengenai kompleksitas pengelolaan aset negara. Ia mengakui bahwa permasalahan dan tantangan dalam pengelolaan aset memang banyak, namun potensi yang bisa digali dari pemanfaatan aset juga sebenarnya luar biasa.

Baca Juga :  Polsek Garut Kota Polres Garut Giat Tarling dan Bagikan Al-Qur'an

Ia menegaskan perlunya perubahan pola pikir atau mindset terkait pengelolaan aset negara. “Kalau kita lihat, banyak sekali berita bahwa pengelolaan aset negara itu justru lebih banyak berita negatifnya. Nah, ini yang kemudian coba kita dengan semangat bersama kita mencari solusi bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, masalah yang sering terlihat di permukaan adalah terkait aset yang rusak atau tidak terawat, sehingga menimbulkan biaya pemeliharaan. Namun, di balik itu, terdapat banyak permasalahan tidak terlihat. “Contohnya, jika aset tidak dimanfaatkan, maka menimbulkan potensi adanya pihak ketiga, yaitu aset kita diduduki oleh oknum masyarakat,” paparnya.

Bramantya menyimpulkan bahwa ketika tidak dilakukan optimalisasi aset, ada biaya tersembunyi yang harus dikeluarkan, yang ia sebut sebagai biaya ketika tidak melakukan apapun.

“Mungkin dari Bapak/Ibu berpikir aset itu baik tidak diapa-apakan saja, tetapi ternyata ketika kita berdiam saja itu ada biaya yang harus dikeluarkan termasuk reputasi pemerintah, adanya kesempatan/oportunitas yang hilang,” pungkasnya, menekankan pentingnya pengelolaan aset yang proaktif dan strategis.

(dk)

Berita Terkait

Polsek Wanaraja Laksanakan Bhakti Sosial Pengeboran Sumur Artesis dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Ratusan Jamaah Padati Tabligh Akbar Gebyar Muharam 1448 H di Karangpawitan, Ustad Nana Gerhana Serukan Hijrah Hakiki
Detik-Detik Pelajar SMA Tenggelam di Cibalong, Teman Korban Sempat Minta Tolong
Diduga Keluar Jalur di Tikungan, Dua Truk Bertabrakan Keras di Malangbong
6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Berita ini 436 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:11 WIB

Polsek Wanaraja Laksanakan Bhakti Sosial Pengeboran Sumur Artesis dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:48 WIB

Ratusan Jamaah Padati Tabligh Akbar Gebyar Muharam 1448 H di Karangpawitan, Ustad Nana Gerhana Serukan Hijrah Hakiki

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:35 WIB

Diduga Keluar Jalur di Tikungan, Dua Truk Bertabrakan Keras di Malangbong

Senin, 8 Juni 2026 - 10:05 WIB

6 Penumpang Jadi Korban, Truk Bermuatan Beras Bulog Terjun ke Sungai di Garut

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!