Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarto - Kilas Garut News

Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarto

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 2 September 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarto

i

Patroli Gabungan TNI-Polri di Bandung Dihantam Provokasi Kelompok Anarto

KILASGARUTNEWS.id|Terkait dengan informasi yang beredar tentang Patroli Gabungan TNI dan Polri yang diselenggarakan Polda Jabar bersama Kodam III/Siliwangi sbb :

Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Jawa Barat Kodam III/Siliwangi mendukung Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, melaksanakan patroli gabungan di wilayah Kota Bandung, Senin (01/09/2025).

Patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut mengerahkan personel Polri 200 orang dan TNI 45 orang serta menggunakan kendaraan R2 80 Unit, R4 8 unit, Rantis Anoa 2 unit dan Ransus maung 2 unit, sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Penentuan titik-titik patroli didasarkan pada laporan kerawanan dari masyarakat yang diterima melalui Danramil Mayor Inf Dedi Rusyana dari Ketua RT selanjutnya laporan tersebut dikonfirmasi kepada para RW.

Dari hasil laporan tersebut, Kodim 0618/Kota Bandung bersama Polresta Bandung kemudian menetapkan sejumlah lokasi rawan untuk dipantau.

Salah satunya rute patroli melewati depan Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba). Saat melintas di lokasi tersebut sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, rombongan patroli sempat diprovokasi oleh kelompok anarko dengan melakukan pelemparan bom molotov, batu, hebel, dan benda-benda lainnya.

Baca Juga :  JULEHA Ikuti Bimtek Berharap Jadi Juru Sembelih Hewan Yang Profesional 

Menanggapi aksi provokasi tersebut, pasukan Dalmas Polresta Bandung segera membentuk formasi pengamanan. Karena intensitas pelemparan semakin meningkat, aparat akhirnya menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

Kelompok anarko kemudian melarikan diri masuk ke dalam kampus. Namun sesuai prosedur, aparat tidak melakukan pengejaran lebih lanjut karena mereka sudah berada di dalam area kampus. Saat itu kegiatan patroli dihentikan.

Dari kejadian tersebut tidak ada korban dari pihak kelompok anarko. Sementara dari pihak kepolisian, sebuah kendaraan taktis (rantis) sempat terkena lemparan bom molotov, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kami mengimbau masyarakat, agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, terlebih pada malam hari yang merupakan waktu istirahat, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Qashash ayat 73 “Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya” dan Surat Al-Furqan ayat 47 “Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.

Baca Juga :  Uang Palsu Merajalela, Polsek Cikajang Ringkus Pelaku di Warung Milik Warga

Patroli gabungan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kota Bandung, pihaknya menemukan adanya tumpukan batu dan kayu di Jalan Tamansari, serta sejumlah orang berpakaian hitam yang diduga kelompok anarko berusaha melakukan blokade jalan.

Mereka berupaya memancing aparat untuk masuk ke dalam kampus, namun petugas tidak terpancing. Provokasi dilakukan dengan melemparkan molotov ke arah petugas. Gas air mata yang ditembakkan diarahkan ke jalan raya, namun tertiup angin hingga ke area parkiran Unisba.

Itu merupakan upaya provokasi untuk membenturkan aparat dengan mahasiswa.

isu aparat membawa senjata dan memasuki kampus adalah hoaks.

Faktanya, jarak petugas saat itu sekitar 200 meter dari kampus Unisba, sehingga tidak benar ada aparat yang masuk ke dalam kampus.

Sumber: Pendam III Siliwangi

(dk)

Berita Terkait

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Polres Garut dan Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Jembatan Putus di Pakenjeng
KKL Pasis Seskoad di Garut, Perkuat Ketahanan Nasional Hadapi Bencana
Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Cetak Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Kamis, 23 April 2026 - 20:38 WIB

Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai

Minggu, 12 April 2026 - 08:07 WIB

Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar

Sabtu, 11 April 2026 - 09:29 WIB

Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!