Lapas Garut Mendunia, Industri Sabut Kelapa Jadi Unggulan - Kilas Garut News

Lapas Garut Mendunia, Industri Sabut Kelapa Jadi Unggulan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 27 September 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalapas Garut Rusdedy bersama awak media saat berbincang di Cafe Integrasi Lapas Garut.

i

Kalapas Garut Rusdedy bersama awak media saat berbincang di Cafe Integrasi Lapas Garut.

KILASGARUTNEWS.id|Produk tirai berbahan sabut kelapa hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut kini menembus pasar internasional.

Kalapas Garut, Rusdedy, membeberkan strategi dan perjalanan panjang di balik sukses ekspor tersebut.

Menurut Rusdedy, meski Garut bukan daerah penghasil kelapa, inovasi tetap bisa berjalan berkat jaringan yang dimilikinya.

“Awalnya bahan baku sabut kelapa kami datangkan dari Lampung. Setelah uji coba berhasil, produksi berlanjut hingga bisa ekspor satu kontainer. Dari situ, mitra kami memindahkan pabriknya ke Garut,” jelasnya saat acara silaturahmi dengan Media di Cafe Integrasi Lapas Garut, pada Sabtu, 27 September 2025.

Untuk keberlanjutan produksi, Lapas Garut menjalin kerja sama dengan UMKM di Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.

Baca Juga :  Kali Cileungsir Nelan Korban Jiwa, Polsek Cisompet Dibantu Warga Evakuasi Korban

“Transportasi bahan baku lebih efisien jika diambil dari Tasik atau Ciamis ketimbang selatan Garut. Di sana jalannya lebih lancar, jadi logistik lebih terjangkau,” tambahnya.

Ia menuturkan, salah satu alasan memilih industri berbasis sabut kelapa adalah karena tidak membutuhkan keterampilan khusus.

“WBP cukup dilatih 2-3 hari sudah bisa memproduksi. Ini cocok, karena sebagian besar WBP latar belakang pendidikannya hanya SD atau SMP. Jadi mereka bisa langsung produktif tanpa syarat keahlian tertentu,” ujarnya.

Produk coir shade yang diproduksi WBP di Garut tidak hanya untuk pasar Spanyol, tetapi juga telah menembus Prancis, Belgia, dan Amerika Serikat.

Baca Juga :  Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan

“Target kami bisa ekspor 1-2 kontainer per bulan dari Garut,” ungkap Rusdedy.

Selain memberdayakan WBP, program ini juga membuka ekosistem usaha baru dengan melibatkan UMKM lokal.

“Bahan baku dari UMKM luar, lalu di Lapas Garut dilakukan finishing, pengemasan, hingga ekspor. Jadi manfaatnya dirasakan luas, bukan hanya di dalam lapas,” tegasnya.

Meski pasar internasional terus berkembang, Rusdedy berharap produk sabut kelapa ini juga bisa diterima di dalam negeri.

“Kita terus kampanye agar masyarakat lokal juga familiar dan mulai memakai produk ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!