382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan - Kilas Garut News

382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mempercepat penanganan pascakebakaran Pasar Andir di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong. Upaya tersebut dibahas dalam rapat evaluasi tanggap darurat yang digelar secara daring melalui Zoom, Sabtu (17/10/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulah, menyampaikan perkembangan penanganan pascakebakaran.

“Alhamdulillah, usulan penanganan telah melibatkan lima instansi pengelola utama, yaitu BPBD, Damkar, Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Sosial,” ungkap Aah.

Aah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembersihan lokasi kebakaran.

Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, mengatakan rapat tersebut berlangsung pada hari ketujuh masa tanggap darurat yang ditetapkan pada 10–23 Oktober 2026.

“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan review sebanyak dua kali, yakni berdasarkan surat Pak Kalak tertanggal 12 Oktober 2026 dan 15 Oktober 2026. Semuanya sudah selesai untuk usulan dari BPBD, DLH, Damkar, hingga Disperindag,” jelas Didit.

Baca Juga :  Hingga 1 April 2022 Pemkab Garut Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Ia menambahkan, pengadaan belanja modal selama masa tanggap darurat perlu segera direncanakan sesuai mekanisme pengelolaan barang milik daerah.

“Untuk pengadaan belanja modal dalam masa tanggap darurat ini, dimohon untuk memperceoat pelaksanaan perencanaannya sesuai mekanisme tata kelola barang milik daerah yang dihasilkan dari belanja daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Irwan Sutiawan, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan terhadap 382 unit sarana perdagangan yang terdiri atas kios, los, dan pedagang kaki lima (PKL).

“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana pasar serta terganggunya aktivitas perdagangan dan keberlangsungan usaha para pedagang yang terdampak,” kata Irwan.

Penanganan dilakukan melalui pembersihan puing-puing dan material sisa kebakaran, pengamanan lokasi, serta pemasangan infrastruktur sementara.

Baca Juga :  Polres Garut Turun Full Malam Hari, Antisipasi Begal dan Kriminalitas Jalanan

“Pembersihan dan pengamanan lokasi selama 7 hari dan hari kemarin Alhamdulillah sudah beres terkait dengan pembersihan puing-puing dan material sisa dari kebakaran. Selanjutkan, mulai hari ini kami sudah melakukan terkait dengan perhitungan dan pemasangan infrastruktur baja ringan terkait dengan pasca kebakaran Pasar Andir,” pungkas Irwan.

Berdasarkan pendataan, kerusakan sarana perdagangan di Pasar Andir meliputi:

1. Kios Blok A: 113 unit rusak berat dan 16 unit rusak ringan, dengan total 129 unit.
2. Kios Blok B: 48 unit rusak berat, dengan total 48 unit.
3. Los Blok C: 180 unit rusak berat, dengan total 180 unit.
4. Pedagang kaki lima (PKL): 25 unit rusak berat, dengan total 25 unit.

Secara keseluruhan, terdapat 382 unit sarana perdagangan terdampak dengan luas area mencapai 3.965 meter persegi.

(DK)

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
API TPA Pasir Bajing Garut Hampir 99 Persen Tuntas, Bupati Soroti Sampah 300 Ton per Hari dan Anggaran Pengelolaan
Kami Butuh Kepastian, 30 Hari Tragedi Virgo Transport 8 Keluarga 9 Korban masih Menanti Jawaban
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!