Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut - Kilas Garut News

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Kampung Panyingkiran, RT 03 RW 07, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyusul kabar meninggalnya Erick Mausllatif (37) dengan No Identivikasi :005/09/DVI/2026, salah satu korban tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin. Selasa (15/9/2026).

Kepergian Erick meninggalkan luka yang begitu dalam bagi keluarga. Ia merupakan putra pertama dari dua bersaudara, anak dari pasangan Miming dan Lilis, warga Kampung Panyingkiran.

Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga menyebutkan, semasa hidupnya Erik bekerja di bagian kantin kapal KMP Virgo Transport 8. Ia mencari nafkah jauh dari kampung halaman, menjalankan pekerjaannya demi keluarga, hingga akhirnya sebuah tragedi di tengah perjalanan mengubah semuanya menjadi kepiluan.

Kini, Erick tengah dalam perjalanan menuju rumah duka di Kampung Panyingkiran, Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Ia akan kembali ke tanah kelahirannya untuk disemayamkan di tengah keluarga dan orang-orang yang mencintainya.

Baca Juga :  Warga Sakit Menahun di Garut Tinggal di Rumah Tak Layak, Bantuan Diduga Tak Tersentuh

Kepulangannya kali ini bukan seperti yang diharapkan keluarga. Bukan kepulangan seorang anak yang baru selesai bekerja. Bukan pula kepulangan dengan cerita perjalanan dari jauh.

Namun, Erick pulang dalam keheningan, diiringi doa, air mata dan rasa kehilangan yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Tangis dan doa terus mengalir dari keluarga serta warga setempat. Mereka mengenang Erik sebagai bagian dari keluarga dan lingkungan yang kini harus menerima kenyataan pahit bahwa salah satu putra terbaik mereka telah pergi untuk selama-lamanya.

Di balik satu nama yang telah ditemukan, masih ada keluarga lain yang menunggu kepastian.

Harapan agar korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan terus disuarakan. Bagi keluarga yang menunggu, setiap kabar menjadi sangat berarti. Setiap pencarian adalah harapan. Dan setiap doa menjadi kekuatan untuk bertahan menghadapi ketidakpastian.

Tragedi KMP Virgo Transport 8 bukan sekadar peristiwa tenggelamnya sebuah kapal. Di baliknya terdapat keluarga-keluarga yang kehilangan orang tercinta, anak yang kehilangan ayah, orang tua yang kehilangan anak, serta saudara yang harus menerima kenyataan pahit tentang sebuah perpisahan yang tidak pernah mereka bayangkan.

Baca Juga :  Polres Garut Boyong 4 Penghargaan Sekaligus Atas Kreativitas Operasi Ketupat Lodaya 2022 Dari Kapolda Jabar

Hari ini, Kampung Panyingkiran berduka. Nama Erick Mausllatif (37)akan menjadi bagian dari kisah pilu tersebut.

Semoga almarhum Erick Mausllatif (37) mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan. Dan untuk seluruh korban yang masih belum ditemukan, semoga proses pencarian diberikan kelancaran dan keselamatan kepada seluruh tim yang bertugas, serta semoga mereka segera ditemukan dan dapat kembali kepada keluarga masing-masing.

Selamat jalan, Erick. Pulanglah dengan tenang. Doa keluarga dan warga Panyingkiran akan terus mengiringi perjalananmu menuju keabadian.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

(Red)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!