KILASGARUTNEWS | Karena intensi hujan yang tinggi beberapa Kecamatan di Kabupaten Garut mengalami bencana alam seperti banjir & tanah longsor.
Salah satunya ada di Kecamatan Pameungpeuk Kab.Garut dikarenakan meluapnya volume air sungai Cipabeluh dan sungai Cikaso beberapa desa sekitar terkena dampang banjir luapan sungai tersebut.
Dampak dari bencana alam banjir di Kec.Pameungpeuk sangat terasa oleh warga setemoat , untuk itu Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono , S.Ik , M.Si., yang diwakili oleh Kapolsek Pameungpeuk dan Kasat Polairud Polres Garut memberikan paket bantuan sosial. Sabtu (24/9/2022).
Adapun paket bantuan sosial tersebut isinya berupa sembako dan kebutuhan sandang serta pangan lainnya , penyaluran bantuan sosial dari Kapolres Garut ini disalurkan kepada warga Desa Paas Kp.Segleng dan Desa Mandalakasih Kp.Lewisimar yang terdampak langsung luapan sungai Cipabeluh dan Cikaso.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).












