KILASGARUTNEWS | Kampung Haur Seah RT. 02/010 Ds. Cipicung Kec. Banyuresmi Kab. Garut merupakan lokasi dimana kasus tindak pengerusakan benda terjadi.
Kasus tersebut menimpa Undang sebagai korban dari Ibu AM (inisial nama) akibat masalah awal dari utang piutang , sehingga rumah korban dirobohkan oleh AM tanpa sepengetahuan korban.
Untuk itu Polres Garut bersama Pemda Kab.Garut bekerja sama memberikan bantuan berupa pembangunan Rutilahu ( rumah tidak layak huni ) kepada korban dan 2 keluarga lainnya yang mengalami kebakaran rumah. Kamis (22/9/2022).
Turut hadir pada kegiatan tersebut yakni Kapolres Garut AKBP Wirdanto Hadicaksono SIK. M.Si., Wakil Bupati Garut Dr Helmi Budiman, Camat Banyuresmi Hj. Eti Nurulhayati, Kapolsek Banyuresmi AKP Cahyadi SH., Danramil 11/10 Banyureami Kapten Enjang Santana, Kasat Intel Polres Garut AKP Tito Bintoro SH, M.Si, Kasat Lantas Polres Garut AKP Undang S, KBO Intel Polres Garut Iptu Wawan Hernawan, S.Ip., Panit Shabara Polsek Banyuresmi, Panit Lantas Polsek Banyuresmi, Kepala Desa Cipicung, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Cipicung.
Wakil Bupati Garut yang didampingi oleh Kapolres Garut meletakan batu pertama sebagai tanda simbolis dimulainya pembangunan bantuan Rutilahu untuk Undang (korban pengerusakan) , Popon (korban kebakaran) dan Ohar (korban kebakaran) di Kp. Haurseah Desa Cipicung Kec. Banyuresmi Kab.Garut.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).












