Jamaah Haji Asal Garut Kloter 2 Meninggal Dunia di Tanah Suci - Kilas Garut News

Jamaah Haji Asal Garut Kloter 2 Meninggal Dunia di Tanah Suci

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 14 Mei 2024 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten, Garut, Jawa Barat, meninggal dunia di Masjid Nabawi usai shalat ashar, Senin (13/5/ 2024).

Jamaah yang meninggal dunia itu atas nama Upan Supian (71) Bin Anas Nasruloh  warga kecamatan Bayongbong, Garut, Jawa Barat,. Almarhum diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Catatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Upan jamaah haji dari kelompok terbang (kloter) 2 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS).

Informasi yang dihimpun PPIH Daker Madinah, saat masuk waktu shalat ashar, Upan berangkat ke Masjid Nabawi dari tempatnya menginap di Hotel Abraj Tabah.

Baca Juga :  Syakur Sambut Baik BPJS Ketenagakerjaan Percepat Klaim JHT dan JKP untuk Para Pekerja Garut

Setelah shalat ashar sekitar pukul 16.45 Waktu Arab Saudi (WAS) tiba-tiba Upan terjatuh di pintu 4 Masjid Nabawi.

Petugas langsung membawanya ke Emergency Center di dekat Masjid Nabawi. Tetapi, jiwa Upan tak tertolong.

Ia dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas pada 17.27 WAS.

“Saya baru tandatangani surat izin pemakaman almarhum,” ujar Ali Machzumi, PPIH Daker Madinah.

Selama ini jamaah haji atau umrah yang meninggal dunia di Madinah akan dimakamkan Pemakaman Baqi’ yang ada di samping Masjid Nabawi.

PPIH Arab Saudi nantinya akan mendata seluruh jamaah yang meninggal dunia sebelum puncak haji.

Baca Juga :  Diskominfo Jabar Gagas Workshop Jurnalis

Nantinya para jamaah yang meninggal dunia itu akan dibadalkan haji oleh pemerintah, sehingga mereka tercatat telah berhaji.

Jamaah haji kloter 2 Embarkasi JKS berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Ahad 12 Mei 2024 pukul 06.05 WIB.

Pesawat Saudia Airlines yang membawa rombongan jamaah tersebut mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz (AMAA) pada pukul 11.35 WAS.

Pukul 13.35 para jamaah kloter 2 Embarkasi JKS itu masuk Hotel Abraj Tabah.

Sampai berita ini dinaikan, pihak kemenag garut belum memberikan keterangan yang pasti penyebab meninggalnya jamaah haji asal garut tersebut. (Deden Kurnia*)

Berita Terkait

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!