Diskominfo Jabar Gagas Workshop Jurnalis - Kilas Garut News

Diskominfo Jabar Gagas Workshop Jurnalis

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News–Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, berharap para jurnalis yang bertugas dalam pencarian berita ketika terjadi bencana bisa memperkuat mitigasi bencana, khususnya bagi para jurnalis yang akan melakukan peliputan.

Hal itu diungkapkannya ketika menghadiri acara Workshop Jurnalis Sadar Risiko Bencana yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Jabar Quick Response (JQR), di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/8/2022).

“Ya harapan saya (adanya workshop ini) tadi memperkuat mitigasi, kemudian juga memperkuat keahlian daripada jurnalis, khusus mungkin ada hal-hal khusus yang terkait dengan bencana, jangan sampai gitu ya seperti itu,” harapnya.

Wabup Garut mengapresiasi pelaksanaan workshop yang diikuti oleh kurang lebih 100 jurnalis ini. Ia mengatakan dalam hal mitigasi bencana ini menyangkut dua hal yakni berkaitan dengan fisik dan non fisik.

“Non fisik itu SDM, jadi memang sumber daya manusia kita harus siap, masyarakatnya harus siap, (termasuk) seluruh elemen yang ada di Kabupaten Garut juga harus siap bahwa kita ini adalah daerah bencana,” ujar Wabup Garut.

Ia juga juga berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar karena penyelenggaraan workshop ini digelar di Kabupaten Garut, dan ia menilai hal ini merupakan suatu penghormatan untuk pihaknya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, menuturkan kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, JQR, dan awak media dalam rangka tanggap terhadap bencana. Terlebih, imbuh Uu, pihaknya mempunyai program sebagai provinsi yang tanggap bencana.

Baca Juga :  Kementerian Imipas RI Luncurkan Paspor Simpatik, Warga Garut Manfaatkan Momentum Ini

“Nah kolaborasi ini diharapkan informasi yang sampai kepada kami dari masyarakat akurat, karena dilaporkan oleh mereka-mereka yang memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan berita, termasuk informasi-informasi tentang bencana kepada masyarakat pun ulah ditambah-tambah (dan) ulah dikurangan, sehingga akurat yang ada,” tutur Uu.

Ia menerangkan melalui workshop ini para jurnalis dibekali materi bagaimana cara meliput di daerah bencana, sehingga diharapkan jangan sampai ketika para jurnalis sedang mencari berita ataupun memburu berita, keselamatan pribadinya tidak diperhitungkan.

“Nah (jadi harus tetap) berita didapat tapi selamat, keselamatan ada berita juga ada, seperti yang diharapkan oleh kita semua,” terangnya.

Uu menjelaskan JQR sendiri merupakan salah satu ide dari Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, sebagai salah satu jawaban terhadap respon masyarakat yang dibantu dan direspon oleh pemerintah.

“Harapan kami Jabar Quick Response ini sekalipun kepemimpinannya berganti, tetep Jabar Quick Response ingin ada selamanya, yang merupakan mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai kapanpun sampai kiamat (karena) sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” jelas Wagub Jabar.

Di tempat yang sama, Kepala Diskominfo Jabar, Ika Mardiah, dalam sambutannya mengatakan ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan workshop ini, salah satunya yakni agar para jurnalis mengetahui potensi bencana yang ada di Jawa Barat.

“(Kemudian) mengetahui pengetahuan dasar tentang mitigasi kebencanaan, mengetahui risiko bencana saat di lapangan, mengetahui standar keselamatan yang mesti dilakukan di lokasi bencana, dan tercapainya kecepatan dan ketepatan informasi mengenai kebencanaan kepada publik ya oleh para jurnalis dengan aman,” kata Ika.

Baca Juga :  Barnas Adjidin Catat Adanya Penurunan Kasus Kejahatan, Terima Kasih Kapolres Garut dan Jajaran

Ia mengungkapkan workshop ini berlangsung selama dua hari, dan diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta yang merupakan perwakilan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Garut, Wartawan Foto Bandung, Pewarta Foto Indonesia, Pokja Gedung Sate dan Jurnalis perseorangan.

Sementara, Ketua Pelaksana acara, Aditya Saputra, mengungkapkan juga tujuan dari diadakannya workshop ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat, terutama kepada para jurnalis terkait pengetahuan dasar dan standar keselamatan di lokasi bencana.

“Yang tentu saja dapat menunjang tugas rekan-rekan jurnalis saat melakukan peliputan, sehingga kecepatan dan ketepatan informasi terkait informasi kebencanaan dapat tersampaikan kepada publik dengan baik, tanpa mengesampingkan keselamatan diri rekan-rekan jurnalis di lapangan,” ucapnya.

Ia juga menilai proses edukasi terkait safety awareness dan mitigasi di lokasi bencana ini tidak cukup hanya disampaikan  dalam workshop ini. Sehingga ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemicu pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti ini kedepannya.

“Kami berharap bahwa ikhtiar yang kami lakukan ini, dapat menjadi pemicu kegiatan-kegiatan sejenis, untuk dilakukan oleh banyak pihak, sehingga isu terhadap budaya tangguh bencana ini dapat mengarusutama di masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk mempelajarinya,” tandasnya.(red*).

Berita Terkait

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!