Datangi Disdik Garut, FLKSI Jabar Perjuangkan Keadilan PIP bagi Anak Yatim - Kilas Garut News

Datangi Disdik Garut, FLKSI Jabar Perjuangkan Keadilan PIP bagi Anak Yatim

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat kembali melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dalam rangka memperkuat kemitraan serta mengawal penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu. Kamis (4/6/2026).

Kedatangan rombongan FLKSI Jawa Barat diterima langsung oleh Kasi Kelembagaan dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dhina Amalia Fitria, S.E., M.A.P., di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah persoalan yang masih terjadi di lapangan terkait akses bantuan pemerintah, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak yatim piatu dan anak dari keluarga tidak mampu.

Ketua FLKSI Jawa Barat, Deden Kurnia, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih banyak anak yatim piatu yang belum terakomodasi dan terinput dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di sekolah masing-masing sehingga berpotensi tidak mendapatkan bantuan pendidikan yang menjadi hak mereka.

“Kondisi di lapangan saat ini masih jauh dari harapan. Kami masih menemukan banyak anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu yang belum terdata dengan baik dalam sistem Dapodik. Akibatnya, mereka belum tersentuh bantuan PIP.

Baca Juga :  Serius Benahi Pendidikan Anak Usia Dini, Disdik Garut Susun RAD PAUD HI

FLKSI Jawa Barat akan terus mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Garut agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran dan memberikan keadilan bagi mereka yang berhak menerima,” ujar Deden.

Menurutnya, pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa, termasuk anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dhina Amalain Fitria, S.E., M.A.P., mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta kepedulian FLKSI Jawa Barat dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan anak yatim piatu dan keluarga tidak mampu.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan FLKSI Jawa Barat yang telah ikut berjuang memperhatikan hak-hak anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu agar dapat memperoleh bantuan Program Indonesia Pintar. Masukan ini akan segera kami sampaikan kepada pimpinan dan diteruskan kepada seluruh sekolah tingkat SD dan SMP beserta operator Dapodik di Kabupaten Garut agar lebih memperhatikan serta mengusulkan peserta didik yang layak menerima bantuan PIP,” ungkap Dhina.

Baca Juga :  Bupati Garut Kordinasikan Lintas SKPD untuk Awasi Makanan yang Dikonsumsi Siswa Sekolah

Ia juga mengimbau kepada anak-anak yatim piatu maupun keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan, khususnya yang orang tuanya tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), agar segera berkoordinasi dengan pihak sekolah melalui operator sekolah untuk dilakukan pendataan dan pengusulan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semoga kehadiran FLKSI Jawa Barat menjadi jembatan bagi anak-anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu untuk memperoleh haknya mendapatkan bantuan PIP. Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri. Terima kasih kepada FLKSI Jawa Barat yang telah hadir dan ikut memperjuangkan masa depan pendidikan anak-anak yatim piatu di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial demi memastikan bantuan pendidikan dari pemerintah dapat diterima oleh anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

(dk)

Berita Terkait

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan
Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia
Orang Tua Kecewa, Dana PIP Siswa SD di Cibalong Garut Masih Tertahan
UNIGA Wisuda 629 Lulusan, Bupati Garut Ajak Kampus Cetak SDM Unggul
Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat
360 Mahasiswa PPG UPI Siap Mengabdi di Garut, Bupati Targetkan Lompatan Mutu Pendidikan
Kisah Alumni Kembali ke Sekolah, Bupati Garut Semangati Siswa Baru: Aktif Pramuka, Jangan Malas Gerak
IPI Garut Bersinar di Kancah Dunia, Mahasiswa PPG Raih Tiga Penghargaan Bergengsi
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 18:30 WIB

Orang Tua Kecewa, Dana PIP Siswa SD di Cibalong Garut Masih Tertahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:07 WIB

UNIGA Wisuda 629 Lulusan, Bupati Garut Ajak Kampus Cetak SDM Unggul

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:17 WIB

Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!