Ibu Empol Mengundurkan Diri Jadi Penerima PKH,Yudha Puja Turnawan dan dr.Helmi Hormati dan Apresiasi - Kilas Garut News

Ibu Empol Mengundurkan Diri Jadi Penerima PKH,Yudha Puja Turnawan dan dr.Helmi Hormati dan Apresiasi

Avatar photo

- Reporter

Senin, 17 Juni 2024 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Yudha Puja Turnawan anggota DPRD Garut sekaligus ketua DPC PDIP kabupaten Garut bersama mantan wakil bupati Garut dr.Helmi Budiman didampingi oleh pendamping PKH menengok Ibu Empol Siti Hulaelah yang berlokasi di kampung Pasir Muncang RT 01 RW 02 Desa Dangdeur Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut pada Minggu (16/6/2024).

Yudha Puja Turnawan menjelaskan, Ibu Empol ini sosok warga yang harus ditiru, berdasarkan keterangan dari ibu Sifa Nurul Pauziah pendamping PKH desa dangdeur, ibu empol menyatakan ingin mundur sebagai KPM PKH. Ibu Empol merasa di sudah cukup lama menerima bansos pemerintah pusatnya, sudah saatnya bantuan PKH ini diberikan kepada keluarga yang kondisinya lebih memprihatinkan dibanding beliau.

Padahal jika kondisi rumah, penghasilan harian dan adanya dua  anak masih bersekolah ibu Empol sangat layak menerima PKH. Namun ternyata batin ibu empol kaya, beliau berharap orang yang kondisinya lebih memperhatikan dari beliau yang seharusnya dapat bansos PKH.

Baca Juga :  ACT Garut Gandeng BRIGADE NKRI Bagikan Beras di Selaawi dan Limbangan

Kebesaran hati dan empati yang ditampilkan ibu empol harus diteladani kita semua. Ditengah serba kekurangan beliau merasa ada orang yang lebih kekurangan dari dirinya yang berhak menerima bantuan PKH. Apa yang dilakukan ibu Empol harus diapresiasi ketika banyak bansos pemerintah yang tidak tepat sasaran dinikmati oleh keluarga mampu dan sejahtera. 

Saya akan berkoordinasi dengan kemensos RI agar ibu Empol ini mendapatkan bantuan kewirausahaan mengingat pekerjaan suaminya serabutan tergantung adanya tetangga yang meminta bantuan tenaganya.

Setelah dari ibu empol kemudian saya mengunjungi ibu Rohati seorang janda tua di kampung dangdeur RT 02 RW 01 desa dangdeur. Alhamdulillah ibu Rohati mendapatkan bantuan RST dari kemensos RI dan warga sekitarnya mulai bergotong royong membantu pembangunan rumah untuk ibu Rohati. 

Baca Juga :  Kapolsek Leuwigoong Polres Garut Peduli Covid-19,Sambangi Warga di 3 Lokasi Bagikan Paket Sembako

Setelah mengunjungi ibu Rohati, saya mendapatkan telpon dari dr. Helmi Budiman ketua DPD PKS kabupaten Garut yang bersimpati akan kebesaran hati ibu Empol. dr helmi meminta untuk diantar ke rumah ibu Empol.

Dalam kesempatan itu dr Helmi budiman menyampaikan rasa hormatnya kepada ibu Empol. Setelah mendengar ibu Empol mau berwirausaha di halaman rumahnya, dr Helmi memberikan bantuan uang agar ibu Empol bisa memulai usahanya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.(Agus*).

Berita Terkait

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut
LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut
Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman
LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI
Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu
Bakti Sosial Polres Garut Tuai Apresiasi, Wujud Nyata Polri untuk Masyarakat
Muhammad Rizki Bersama Yayasan Dompet Kebaikan Umat Tebar Kebahagiaan Ramadan di Desa Pasirlangu
Di Bulan Penuh Hikmah Kepedulian Tak Boleh Menunggu, LKSA Al Usman Bergerak Bersama Rehabsos Dinsos Garut Salurkan Sembako Bantu Disabilitas 
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:25 WIB

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

Selasa, 15 September 2026 - 22:29 WIB

LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:19 WIB

LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!