Gunung Sagara Kembali Berduka, Pendaki Lansia Meninggal Dunia Saat Mendaki - Kilas Garut News

Gunung Sagara Kembali Berduka, Pendaki Lansia Meninggal Dunia Saat Mendaki

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 3 Agustus 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pendaki bernama Iyep (64), warga Bandung, dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Sagara, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, pada Sabtu (2/8/2025) sore.

i

Seorang pendaki bernama Iyep (64), warga Bandung, dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Sagara, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, pada Sabtu (2/8/2025) sore.

KILASGARUTNEWS.id|Seorang pendaki bernama Iyep (64), warga Bandung, dilaporkan meninggal dunia saat mendaki Gunung Sagara, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, pada Sabtu (2/8/2025) sore.

Kapolsek Wanaraja AKP Abusono mengatakan bahwa kejadian bermula ketika korban bersama rombongan sebanyak 18 orang tiba di basecamp Puncak Sagara pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB dan melakukan registrasi pendakian. Sekitar pukul 13.00 WIB, saat rombongan tiba di puncak gunung, korban mengeluh sakit di bagian dada dan mengeluarkan busa dari mulut.

Saksi atas nama Ridwan yang turut mendaki bersama korban, segera memberikan pertolongan awal dan membaringkan korban. Rombongan lain dari STIKES Garut yang kebetulan berada di lokasi juga sempat memberikan bantuan medis. Setelah sempat sadar dan beristirahat di pos 4, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim evakuasi pada pukul 16.30 WIB.

Baca Juga :  Pj  Bupati Garut Dorong Pelayanan Tilang Elektronik di HUT Polantas 

“Setelah mendapat laporan, kami langsung mengirimkan tim evakuasi ke lokasi. Saat tiba di pos 4, korban sudah tidak bernyawa dan ditutupi kain oleh rekan-rekannya, Korban diduga meninggal karena riwayat penyakit jantung dan hipertensi yang dideritanya.” ujar Kapolsek Wanaraja.

Baca Juga :  Polsek Cikajang Hadiri Perlombaan Bonsai

Proses evakuasi dilakukan dengan tandu menuju pos 1 dan dilanjutkan dengan mobil ambulans ke RSUD dr. Slamet Garut, Dari hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik dan korban meninggal akibat kondisi medis.

Pihak keluarga yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi, dengan menandatangani berita acara penolakan resmi. Korban langsung dipulangkan malam itu juga ke rumah duka di Kota Bandung.

(dk/IMM Polres Garut)

Berita Terkait

Kita Jaga Alam dan Alam Jaga Kita, Polres Garut Tanam Ratusan Pohon di Batu Lempar
Tebing 100 Meter Longsor di Papandayan! Polisi, TNI, dan Warga Bergerak Cepat Selamatkan Jalur Pendakian
Libur Tahun Baru Usai, Polisi Tetap Siaga! Pantai Sayang Heulang Dijaga Ketat
Sentuhan Humanis Polwan Polres Garut, Pengunjung Wisata dan Jemaat Gereja Merasa Aman
Libur Awal Tahun, Bupati Garut Ajak Wisatawan Jelajahi Keindahan Talaga Bodas
Libur Tahun Baru, Polres Garut Empat Kali Berlakukan One Way di Jalur Tarogong–Leles
Libur Tahun Baru, Polwan Polres Garut Amankan Kawasan Wisata Cipanas
Kapolres Garut Pantau Langsung Situ Bagendit Saat Libur Nataru
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:00 WIB

Kita Jaga Alam dan Alam Jaga Kita, Polres Garut Tanam Ratusan Pohon di Batu Lempar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:37 WIB

Tebing 100 Meter Longsor di Papandayan! Polisi, TNI, dan Warga Bergerak Cepat Selamatkan Jalur Pendakian

Senin, 5 Januari 2026 - 13:36 WIB

Libur Tahun Baru Usai, Polisi Tetap Siaga! Pantai Sayang Heulang Dijaga Ketat

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:35 WIB

Sentuhan Humanis Polwan Polres Garut, Pengunjung Wisata dan Jemaat Gereja Merasa Aman

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:52 WIB

Libur Awal Tahun, Bupati Garut Ajak Wisatawan Jelajahi Keindahan Talaga Bodas

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!