KILASGARUTNEWS.id|Produk kuliner khas Garut berbumbu marinasi kini hadir dengan cita rasa premium sekaligus membawa misi sosial. Di balik kemasan elegan bertajuk Dendeng Sapi Marinade dan Lele Prime Marinade, tersimpan kisah perjuangan dan kemandirian anak-anak yatim binaan LKSA Ibu Aledja Anggapradja.
Berlokasi di Jl. Pasundan No. 94, Kota Kulon, Garut Kota, Kabupaten Garut, lembaga yang dipimpin oleh Ibu Ine Rusini ini telah bertahun-tahun menggeluti usaha olahan kuliner sebagai bagian dari program pemberdayaan anak asuh. Rabu (11/2/2026).
Saat ini, LKSA Ibu Aledja Anggapradja membina 30 anak yatim dengan dukungan 7 orang pengurus aktif. Melalui usaha produksi makanan siap olah ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pembinaan secara pendidikan dan spiritual, tetapi juga dibekali keterampilan wirausaha mulai dari proses pengolahan, pengemasan hingga pemasaran.
Produk andalan mereka, Dendeng Sapi Marinade dengan bumbu khas yang meresap sempurna serta Lele Prime Marinade berbahan lele berkualitas, diproduksi dengan standar kebersihan dan cita rasa yang terjaga. Tampilan kemasan modern membuat produk ini mampu bersaing di pasar kuliner lokal maupun luar daerah.
Menurut salah satu pengurus LKSA, Arif, pemasaran kini dilakukan secara online melalui WhatsApp dan TikTok.
“Alhamdulillah penjualan sudah sampai luar kota, bahkan paling jauh ke Jakarta, Pak. Kami promosi lewat WhatsApp dan TikTok,” ujar Arif.
Yang membedakan produk ini dari sekadar usaha kuliner biasa adalah tujuannya. Seluruh hasil penjualan digunakan untuk mendukung keberlangsungan kebutuhan 30 anak yatim serta memperkuat kas operasional panti, mulai dari kebutuhan harian, pendidikan, hingga pembinaan keterampilan mereka.
Ketua LKSA, Ibu Ine Rusini, berharap usaha ini bisa terus berkembang agar anak-anak yatim memiliki masa depan yang lebih mandiri.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya dibina secara pendidikan, tetapi juga memiliki bekal keterampilan dan jiwa usaha. Dari sini mereka belajar tanggung jawab dan kemandirian,” ungkapnya.
Usaha kuliner binaan LKSA Ibu Aledja Anggapradja ini menjadi bukti bahwa semangat sosial dan kewirausahaan dapat berjalan beriringan. Dari dapur sederhana di Garut, produk ini tak hanya menghadirkan rasa lezat, tetapi juga menyebarkan harapan bagi masa depan anak-anak yatim.
(Deden Kurnia*)











