KILASGARUTNEWS.id|Dimomentum masih dalam rangka hari jadi Garut kampung Bareto mengadakan lomba menggambar untuk sekolah dasar (SD) tingkat kabupaten Garut yang bertempat di area tempat wisata “Kampung Bareto, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut,pada Minggu (19/5/2024).
Dalam kegiatan tersebut,selain ratusan anak – anak (SD) yang ikut menjadi peserta lomba menggambar,hadir pemilik Wisata Kampung Bareto,Abah Cepi,Komite Keperawatan Rumah Sakit Guntur Kesdam Siliwangi, Kapten CKM Usep Aripin, kepala bidang dari Disparbud Kabupaten Garut Wawan,dan para tamu undangan lainnya.
Komite Keperawatan Rumah Sakit Guntur Kesdam Siliwangi, Kapten CKM Usep Aripin menyampaikan, kami selaku pihak dari rumah sakit guntur sangat apresiasi,dan ucapkan terimakasih terhadap kegiatan (lomba menggambar) yang diselenggarakan oleh pihak kampung Bareto karena kegiatan ini sangat positif dimana lomba menggambar ini merupakan cerminan dari cinta tanah air.
Karena anak-anak kita khususnya yang masih usia dini (kelas 1 – 6) sekolah dasar (SD)ini sangat potensi menuangkan apresiasi kecintaan tanah air melalui gambar karena mereka ini sebagai generasi penerus bangsa yang memang harus kita jaga ,dan harus kita kawal, harus kita betul betul membina jangan sampai arah ke depan mereka salah mengambil budaya.
Budaya harus diterapkan yaitu budaya yang seperti ciri khas Indonesia yang memang harus mencintai nenek moyang,pahlawannya yang sebagai pendiri bangsa kita.
Keterlibatan rumah sakit guntur juga dalam lomba menggambar ini juga bagian melestarikan budaya yang saat ini dicetus oleh penyelenggara yaitu kampung Bareto. Karena TNI juga bagian atau memiliki peran dalam melestarikan budaya melalui ONSP (Operasi Militer Selain Perang).
Selain itu, lanjut Usep menambahkan, jadi kami juga membantu program-program pemerintah yaitu program pemerintah yang diluar dari peran,seperti, ada berupa penanggulangan bencana, pengiriman seperti dukungan ke lokasi bencana,jadi ini juga bagian dari cinta kami kepada bangsa dengan mendukung program yang dilaksanakan oleh kampung Bareto untuk lomba mewarnai (menggambar -red),”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kabupaten Garut, Wawan turut mengatakan, dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas bagi anak-anak. Karena ruang dan waktu untuk berkreativitas itu sangat jarang.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini (lomba menggambar -red) mudah -mudahan dapat meningkatkan kreativitas anak – anak dengan berbagai aktivitas khususnya untuk seni lukis atau menggambar,mudah mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai aplikasi undang undang kebudayaan yaitu pemanfaatan tempat,pemanfaatan kegiatan diharapkan terus berlanjut untuk ke depan sebagai even sebagai budaya yang perlu ditingkatkan lagi,”tambahnya.
Kaitan dengan support kata Wawan, untuk sekarang kami hanya mendukung aktivitas kegiatannya ,mudah -mudahan ke depan itu bisa di kolaborasikan dengan dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Garut, seperti dikaitkan dengan even misalnya, ada pelaksanaan hari jadi Garut (HJG) atau hari kebangkitan Nasional.
“Nanti kita inventarisir kegiatan apa saja yang dilaksanakan oleh komunitas,dan disini kan ada (kp.bareto) salah satu bentuk seperti mainan tradisional yang perlu dilestarikan dan nanti bisa bersinergi dengan berbagai institusi yang lainnya,”kata Wawan.
Seperti sekarang ,itu dengan adanya keterlibatan dari rumah sakit guntur kita alhamdulillah sangat bersyukur atas dukungannya. Awalnya kami juga kaget kok ada dari rumah sakit guntur yang ikut berpartisipasi, tapi mungkin ke depan kita berharap, lebih ditingkatkan lagi dan selain rumah sakit juga lebih banyak lembaga yang nanti bisa bekerja sama.
Pandangan Disparbud kabupaten Garut terhadap adanya tempat wisata (kampung Bareto),tambah Wawan menjelaskan, memang sudah bagus tapi lebih ditingkatkan wisatanya apa itu wisatanya budaya, lebih ke wisata edukasi,ke wisata budaya lagi. Jadi memang ada wisata alam, dan ini juga alam sudah mendukung ya,sudah termasuk.”pungkasnya.(Agus*).












