Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana - Kilas Garut News

Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan kerja Perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) RI guna meninjau Rencana Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut. Penerimaan kunjungan berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (13/5/2026).

Bupati Garut menyatakan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman, beserta jajaran. Kunjungan ini merupakan langkah krusial dalam percepatan penyediaan sarana pendidikan non-formal bagi masyarakat Garut.

“Beliau berkunjung ke salah satu lokasi untuk dibangun sekolah rakyat. Kita berharap bahwa ini bisa segera terealisasikan dan tentu saja kita akan Kabupaten Garut akan sangat serius sekali untuk menyiapkan semua persyaratannya. Semoga lancar,” ujar Abdusy Syakur.

Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman, menjelaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan lokasi calon sekolah memenuhi standar Program Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga :  SDN 2 Sukaratu Sucinaraja Buka PPDB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul Sejak Dini

Terdapat sembilan kriteria utama yang harus dipenuhi, beberapa di antaranya seperti lahan memiliki sertifikat resmi dan tidak dalam sengketa, bebas dari zona rawan bencana, bukan merupakan lahan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) atau Sawah Yang Dilindungi (SYD), kontur tanah yang stabil dengan kemiringan tidak melebihi 10%.

“Nah nanti untuk kondisi di lapangan yang akan menentukan adalah dari Kementerian Pekerjaan Umum akan memastikan karena kami menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian PU bahwa tempat tersebut yang pertama adalah layak dalam arti tidak dalam kategori rawan bencana, kemudian istilahnya tanahnya tidak berkontur karena kemiringannya tidak boleh lebih dari 10% kira-kira,” jelas Herman.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menambahkan bahwa saat ini rintisan Sekolah Rakyat di Garut telah membina 75 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel). Keberhasilan pengelolaan rintisan inilah yang membuat Garut dipertimbangkan menjadi lokasi pembangunan permanen di tahun 2026.

Baca Juga :  Curug Cikulawing Punya Pesona, Warga Sagara Sucinaraja Bergerak Benahi Wisata Alam dan Desak Pemkab Garut Turun Tangan

“Semoga acc karena sementara menurut peninjauan teman-teman semua di Kabupaten Garut atas arahan juga dari bapak semua its oke ya tinggal menunggu acc Kementerian PU melalui Kanwilnya yang ada di Provinsi Jawa Barat. Kita doakan saja semoga realisasi Oktober ini,” pungkas Marlinda.

Dalam hal ini, Tim Kemensos RI yang didampingi oleh Dinsos Garut dan DPMD Garut meninjau langsung rencana lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut yang bertempat di Wilayah Kecamatan Cikelet.

(dk)

Berita Terkait

Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, 109 PPPK Paruh Waktu Tak Diperpanjang Kontrak
Punya Hafalan Al-Qur’an? IPI Garut Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Bisa Kuliah Gratis 8 Semester
IPI Garut Buka Jalur Keluarga Guru, Potongan Biaya 20 Persen Jadi Peluang Kuliah bagi Generasi Pendidik
378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan
Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia
Orang Tua Kecewa, Dana PIP Siswa SD di Cibalong Garut Masih Tertahan
UNIGA Wisuda 629 Lulusan, Bupati Garut Ajak Kampus Cetak SDM Unggul
Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:29 WIB

Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, 109 PPPK Paruh Waktu Tak Diperpanjang Kontrak

Senin, 14 September 2026 - 15:13 WIB

Punya Hafalan Al-Qur’an? IPI Garut Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Bisa Kuliah Gratis 8 Semester

Selasa, 8 September 2026 - 09:42 WIB

IPI Garut Buka Jalur Keluarga Guru, Potongan Biaya 20 Persen Jadi Peluang Kuliah bagi Generasi Pendidik

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!