Serius Benahi Pendidikan Anak Usia Dini, Disdik Garut Susun RAD PAUD HI - Kilas Garut News

Serius Benahi Pendidikan Anak Usia Dini, Disdik Garut Susun RAD PAUD HI

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan menggelar kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD: Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) yang dipusatkan di Aula SMA Al Musaddadiyah Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) PAUD HI yang bertujuan memperkuat mutu layanan pendidikan anak usia dini secara menyeluruh di Garut.

Sekitar 90 peserta dari berbagai lintas sektor turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam pengembangan layanan anak usia dini, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yakni perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat, Arlina, serta Kepala Bagian Hukum Setda Garut Ida Nurfarida.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdik Garut Iyan Sopiyan menegaskan bahwa penyusunan RAD PAUD HI bukanlah pekerjaan satu bidang saja, melainkan harus melibatkan berbagai pihak secara terpadu.

Baca Juga :  Bangunan Sekolah Roboh, Polsek Cilawu Polres Garut Cek TKP

Menurutnya, penyusunan dokumen strategis tersebut membutuhkan pemikiran komprehensif serta masukan dari berbagai instansi agar dokumen yang dihasilkan benar-benar matang sebelum nantinya ditetapkan oleh Bupati Garut.

“Ketika nanti sudah menjadi dasar hukum dan ditandatangani oleh Bupati, maka akan dilakukan pengimbasan ke kecamatan-kecamatan. Kami juga akan melibatkan organisasi seperti HIMPAUDI dan IGTKI agar program ini bisa dipahami hingga ke tingkat daerah,” ujar Iyan.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Garut Ida Nurfarida menjelaskan bahwa meskipun Rencana Aksi Nasional (RAN) PAUD HI masih dalam tahap finalisasi di tingkat pusat, Pemerintah Kabupaten Garut tetap dapat bergerak lebih cepat dengan mengacu pada rancangan kebijakan nasional yang telah ada.

Ia berharap keberadaan RAD PAUD HI nantinya akan menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan layanan pendidikan anak usia dini secara terpadu.

“Harapannya, dengan adanya rencana aksi ini, penyelenggaraan PAUD HI dapat berjalan lebih terarah sehingga mampu mempersiapkan anak-anak menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Baca Juga :  Upaya Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar, Polsek Cisompet Polres Garut Berikan Penyuluhan Penyuluhan 

Di sisi lain, perwakilan BBPMP Jawa Barat Arlina memberikan apresiasi terhadap langkah progresif Disdik Garut. Ia menilai Kabupaten Garut sudah memiliki fondasi yang kuat dalam pengembangan PAUD HI, terutama dengan adanya Peraturan Bupati sejak tahun 2023 serta pembentukan Satgas PAUD HI.

Namun demikian, menurutnya penyusunan RAD akan semakin memperkuat implementasi program tersebut melalui indikator-indikator yang jelas serta kolaborasi lintas sektor.

“Program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, tetapi juga melibatkan berbagai OPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Diskominfo, hingga Dinas Perlindungan Anak,” paparnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat bagi Kabupaten Garut dalam menghadirkan layanan PAUD yang lebih berkualitas serta mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah dan APK PAUD di masa mendatang.

Dengan langkah tersebut, Kabupaten Garut diharapkan mampu menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang lebih optimal serta menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian
Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional
Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas
Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul
PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus
Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, 109 PPPK Paruh Waktu Tak Diperpanjang Kontrak
Punya Hafalan Al-Qur’an? IPI Garut Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Bisa Kuliah Gratis 8 Semester
IPI Garut Buka Jalur Keluarga Guru, Potongan Biaya 20 Persen Jadi Peluang Kuliah bagi Generasi Pendidik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!