LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut - Kilas Garut News

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 15 September 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Tidak semua warga penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menyuarakan kebutuhan hidupnya. Sebagian dari mereka bahkan harus bertahun-tahun bertahan dalam keterbatasan, hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan, dan nyaris luput dari perhatian. Selasa (15/9/2026).

Kehadiran LKS Al Usman Sucinaraja Kabupaten Garut menjadi salah satu jembatan kemanusiaan yang terus bergerak mencari, mendatangi, mengasesmen, sekaligus memperjuangkan hak-hak masyarakat penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dan perlindungan sosial.

Kali ini, perhatian tersebut tertuju kepada Rifa Nurazizah Putri (8), warga Kp. Muara Hilir RT 01 RW 01, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Rifa bukan sekadar hidup dalam keterbatasan. Sejak lahir, Rifa diketahui mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya. Ia juga memiliki gangguan pendengaran sehingga tidak dapat mendengar dengan jelas sebagaimana orang pada umumnya.

Yang membuat kisah Rifa semakin mengiris hati, ia merupakan seorang anak yatim.

Kini Rifa tinggal bersama kakaknya yang paling besar. Dalam kondisi keterbatasan fisik dan pendengaran, Rifa harus menjalani kehidupan dengan kondisi ekonomi keluarga yang sangat memprihatinkan.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian menjadi sangat berarti. Laporan mengenai kondisi Rifa diterima oleh relawan LKS Al Usman Sucinaraja. Tidak ingin hanya mendengar cerita, LKS Al Usman langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi Rifa secara nyata.

Petugas LKS Al Usman mendatangi kediaman Rifa, melakukan asesmen kondisi sosial dan kebutuhan dasar, kemudian menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk mendapatkan penanganan dan dukungan lebih lanjut.

Baca Juga :  LKS Al Usman Sucinaraja Garut Terus Bergerak Bantu Masyarakat Tidak Mampu, 35 Anak Yatim dan Jompo Dapat Kartu BPJS PBI 

Langkah tersebut kembali menunjukkan bahwa keberadaan LKS di tengah masyarakat bukan hanya sebatas lembaga sosial, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menemukan warga yang membutuhkan pelayanan sosial, terutama mereka yang selama ini belum tersentuh program bantuan.

Komunikasi dan koordinasi pun dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Garut, pendamping PKH, TKSK Kecamatan Wanaraja, serta Pemerintah Desa Cinunuk.

Setelah melalui proses koordinasi dan penanganan, bantuan sembako akhirnya datang untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Rifa dan keluarganya untuk sementara waktu.

Bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Rifa dan keluarganya, sembako itu memiliki arti yang jauh lebih besar: ada kepedulian, ada perhatian, dan ada harapan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi kehidupan.

Ketua LKS Al Usman Sucinaraja, Deden Kurnia, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut yang selama ini terus memberikan respons terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui LKS Al Usman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut yang selalu merespons cepat setiap laporan yang kami sampaikan. Kami hanya menjadi jembatan agar warga yang membutuhkan dapat ditemukan dan mendapatkan perhatian,” ujar Deden.

Menurutnya, perjuangan terhadap penyandang disabilitas tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan informasi maupun kondisi geografis.

Baca Juga :  Di Garut, 80 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki Dan Tangan Palsu

Mereka yang tidak mampu bersuara harus dibantu untuk menyampaikan kebutuhannya. Mereka yang tidak mampu berjalan harus didatangi. Dan mereka yang selama ini luput dari perhatian harus kembali dihadirkan dalam perhatian pemerintah.

“Rifa adalah salah satu contoh. Masih banyak saudara-saudara kita penyandang disabilitas di Kabupaten Garut yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pihak agar mereka mendapatkan hak pelayanan sosial yang semestinya,” tegasnya.

LKS Al Usman Sucinaraja berharap bantuan yang telah diberikan dapat menjadi jaminan hidup sementara bagi Rifa dan keluarganya, sembari terus mengupayakan langkah lanjutan sesuai kebutuhan Rifa, termasuk dukungan pelayanan sosial dan bantuan bagi penyandang disabilitas.

Bagi LKS Al Usman, perjuangan ini bukan tentang seberapa besar bantuan yang diberikan.Tetapi tentang seberapa besar kepedulian kita kepada mereka yang membutuhkan. Sebab, di balik keterbatasan Rifa, ada seorang anak yatim yang ingin menjalani hidup dengan layak.

Dikatakan Deden Kurnia, S.Pd , di tengah kesunyian hidupnya, kini ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan Rifa tidak boleh berjalan sendirian.

“LKS Al Usman akan terus hadir, bersinergi bersama Dinas Sosial Kabupaten Garut dan seluruh pihak, untuk memastikan warga penyandang disabilitas yang membutuhkan tidak lagi terabaikan”pungkas Deden.

“LKS AL USMAN SUCINARAJA Ikhlas Berbagi, Istiqomah Mengabdi”

(dk)

Berita Terkait

LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut
Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman
LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI
Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu
Bakti Sosial Polres Garut Tuai Apresiasi, Wujud Nyata Polri untuk Masyarakat
Muhammad Rizki Bersama Yayasan Dompet Kebaikan Umat Tebar Kebahagiaan Ramadan di Desa Pasirlangu
Di Bulan Penuh Hikmah Kepedulian Tak Boleh Menunggu, LKSA Al Usman Bergerak Bersama Rehabsos Dinsos Garut Salurkan Sembako Bantu Disabilitas 
Bursa Sekda Garut Makin Membara, Tiga Nama Ini Jadi “Pilihan Warga” Pengganti H. Nurdin Yana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:25 WIB

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

Selasa, 15 September 2026 - 22:29 WIB

LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:19 WIB

LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!