Ada Seribu Penderita Thalasemia Mayor Di Garut, DPC PDI -Perjuangan Garut Sontak Gelar Donor Darah - Kilas Garut News

Ada Seribu Penderita Thalasemia Mayor Di Garut, DPC PDI -Perjuangan Garut Sontak Gelar Donor Darah

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 7 Juli 2024 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI – P) kabupaten Garut yang dipimpin oleh salah satu anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan menggelar donor darah yang bertempat di kantor sekretariat DPC PDI – P,Jalan Merdeka, Tarogong kidul,Garut, Jawa barat. Sabtu (6/7/2024).

Terkait dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan,ketua DPC PDI -Perjuangan kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan mengatakan, ini mendadak ya,kemarin awalnya tanggal 5 Juli hari Jumat pagi saya mendapat wa dari ibu Hani warga kampung Bojongsari ,desa Cikedokan, kecamatan Bayongbong yang anaknya satu tahun menderita thalasemia kemudian telat transfusi darahnya,ia kesulitan karena stok di PMI semua golongan darah kosong”kata Yudha

“Akhirnya kemarin saya alhamdullillah rekan PAC ada Goling Darah B plus bisa donor dan bisa transfusi ke adik (Akbar) anaknya ibu Hani,nah disitu kemudian saya bicara kepada PMI bahwa saya gelar donor darah di DPC ini. Melihat karena kekosongan stok labu darah di PMI kabupaten Garut.”

Baca Juga :  Polsek Cibatu Polres Garut Tangkap Pria Jual Obat Terlarang Diketahui Warga Bayongbong

Alhamdulillah hari ini ternyata banyak hingga berbondong bondong termasuk kawan-kawan kawan jurnalis,dan juga ada ketua partai Perindo yang ikut donor.”ungkapnya.

Hari ini ,lanjut Yudha mengatakan,ada seribu lebih penderita thalasemia di kabupaten Garut dimana mereka membutuhkan secara rutin transfusi darah sebulan sekali. Yudha berharap,warga Garut yang sehat dan kita memiliki jumlah penduduk 2,7 juta jiwa untuk berkenan donor darah,karena memang dibutuhkan bukan hanya oleh penderita thalasemia tapi dibutuhkan juga untuk operasi operasi di Berbagai rumah sakit jadi ketika PMI ini stok darah nya kosong PMI tidak bisa menyuplai bank darah yang ada di rumah sakit tentu ini dibutuhkan dari kita semua yaitu setetes darah kita bisa menyelesaikan nyawa manusia.”harapnya

Maka,ungkap Yudha,siapapun yang sehat agar jangan takut dengan jarum suntik jadi rasa takut itu harus dilawan karena banyak nyawa nyawa yang harus kita selamatkan terutama penderita thalasemia karena kalau tidak mendapatkan transfusi darah otomatis dia tentu dalam kondisi drop dan bisa meninggal dunia dan ini penyakit yang tidak bisa disembuhkan.”ungkapnya

Baca Juga :  Selain Salurkan Bantuan, Legislator Yudha Mengajak Warga Gotong Royong Untuk Bangun Rumah Korban Kebakaran

“Jadi transfusi darah secara rutin yang tentunya stok di PMI itu harus ada yang ini tentu butuh kesadaran dari semua warga Garut,semua elemen dan semua latar belakang provinsi untuk berkenan donor darah”.

Kaitan dengan doorprize di kegiatan donor darah , Yudha menegaskan, iya kita untuk memancing semangat bagi yang donor darah,ada doorprize Kita sediakan dari menyisihkan gaji saya tapi jangan melihat doorprize nya,yang dilihat adalah hari ini kebutuhan labu darah sangat urgen untuk di transfusikan. Jadi ini butuh komitmen dari kita semua.”tegasnya.(Agus*).

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!