ACT-MRI Garut Tolak Larangan Hijab yang Picu Gesekan Antar Agama di India - Kilas Garut News

ACT-MRI Garut Tolak Larangan Hijab yang Picu Gesekan Antar Agama di India

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 13 Februari 2022 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Para siswi yang dilarang masuk kelas karena memakai hijab menggelar tenda di depan sekolah. Kisah mereka segera menyebar di internet dan mendorong media mengerubungi sekolah negeri di distrik Udupi, selatan Negara Bagian Karnataka, India.

Ketegangan yang tidak nyaman telah menimbulkan ketakutan pada para siswi di negara bagian Muslim. Mereka merasa kebebasan beragama mereka ditekan.Melihat Kondisi ini, ACT & MRI Garut menyampaikan sikap, diantaranya:

  1. Mendukung Perjuangan untuk muslim di india
  2. Mengecam kebijakan pemerintah india terhadap muslim
  3. Turut mendoakan saudara muslim di India
    Dalam hal ini, kepala cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Garut, Mochamad Dani Ramdani turut mengajak warga Garut untuk ikut peduli dan mendoakan sauadara muslimah kita di India.
Baca Juga :  Peduli Lingkungan: MRI-ACT Garut Ikuti Aksi Kebersihan di Situ Bagendit & Alun-Alun Garut

“ Seperti kita ketahui beberapa pekan terakhir, saudara muslim kita di india sedang di uji, pemerintah dan pihak sekolah tidak memperbolehkan siswi yang berhijab memasuki kelas, tentu ini bertentangan dengan nilai-nilai toleransi dan kebebasan dalam beragama. Selayaknya kita sebagai sesama muslim ikut berjuang menolaj kebijakan ini dan juga berdoa untuk keselamatan saudara kita disana” Papar Kepala Cabang ACT Garut, Mochamad Dani Ramdani.Minggu, 13/02/2022.(Deden Kurnia/Humas ACT&MRI Garut).

Berita Terkait

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian
Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional
Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas
Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul
PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus
Bupati Garut Pimpin Apel Gabungan, 109 PPPK Paruh Waktu Tak Diperpanjang Kontrak
Punya Hafalan Al-Qur’an? IPI Garut Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Bisa Kuliah Gratis 8 Semester
IPI Garut Buka Jalur Keluarga Guru, Potongan Biaya 20 Persen Jadi Peluang Kuliah bagi Generasi Pendidik
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Bupati Garut Hadiri Pelepasan Diklat BCKS 2026, Masa Depan Pendidikan Jadi Perhatian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Siswi SMPN 1 Garut Juara 1 OLPAIN Jawa Barat, Intan Padilah Siap Bertarung di Tingkat Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Wamendikdasmen Buka Rakornas V di Garut, Revisi UU Sisdiknas Disorot: Partisipasi Publik Tak Boleh Formalitas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Bunda PAUD Garut Tekankan Pengembangan Anak Tak Cukup di Ruang Kelas, PAUDHI Jadi Kunci Generasi Unggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

PKKMB IPI Garut 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Maba Antusias Ikuti Pengenalan Kampus

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!