Polsek Pameungpeuk Bantu Evakuasi Masyarakat Korban Luapan Sungai - Kilas Garut News

Polsek Pameungpeuk Bantu Evakuasi Masyarakat Korban Luapan Sungai

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 23 September 2022 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS | Polsek Pameungpeuk melaksanakan kegiatan membantu evakuasi masyarakat akibat meluapnya air sungai Cipalebuh dan Cikaso karena curah hujan yang tinggi yang bertempat di Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut pada hari Kamis (22/9/2022) dimulai pukul 22.00 WIB.

Pengevakuasian masyarakat sekitar tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek dan Anggota Polsek Pameungpeuk serta Forkopimcam lainnya.

Meluapnya air sungai yang terjadi di sekitar wilayah hulu sungai Kecamatan Cisompet dan Pameungpeuk terjadi dari siang hari. Akibatnya, wilayah yang dilalui sungai tersebut mulai terendam air dengan ketinggian yang pariatif.

Adapun wilayah yang dilalui sungai Cipalebuh yang terendam diantaranya Kampung Kaum Lebak Desa Pameungpeuk, Kampung Leuwisimar Desa Mandalakasih, Kamlung Segleng Desa Paas. Selain itu wilayah yang dilalui sungai Cikaso yang terendam yaitu Kampung Leuwigenteng Desa Paas dan wilayah yang dilalui oleh kedua sungai tersebut yang terendam yaitu Kampung Punaga Jolok Desa Mandalakasih.

Ketinggian air sungai Cipalebuh pada saat dilakukannya evakuasi diperkirakan sekitar 5 (lima) sampai 7 (tujuh) meter, dan sungai Cikaso sekitar 4 (empat) sampai 5 (lima) meter.

Baca Juga :  Bupati Garut Berikan Bantuan kepada 4 Warga yang Terkena Bencana Banjir Aceh

“Alhamdulillah sampai saat ini proses evakuasi berjalan dengan tertib, hujan mulai reda dan tidak ditemukan korban jiwa. Namun untuk saat ini kerugian materi belum bisa ditaksir, dan masyarakat melakukan evakuasi ke daerah aman sekitar Alun-Alun Pameungpeuk termasuk pengguna Pendopo Kecamatan sebagai tempat istirahat pengungsi. Kami akan terus memantau kejadian ini” ungkap Kapolsek Pameungpeuk IPTU Dindin Maoludin.

Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si

KASEP

Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.

Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)

Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca Juga :  3 Unit Damkar Garut Dikerahkan Padamkan Kios Pangkas Rambut 

Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.

Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.

Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.

Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.

Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.

Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.

Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian
Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir
Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Selasa, 15 September 2026 - 13:32 WIB

Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar

Senin, 14 September 2026 - 21:36 WIB

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data

Senin, 14 September 2026 - 20:54 WIB

Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!