150 Siswa Dapat Edukasi Gizi, Garut Siapkan Inovasi Produk Perikanan Lewat Pesona - Kilas Garut News

150 Siswa Dapat Edukasi Gizi, Garut Siapkan Inovasi Produk Perikanan Lewat Pesona

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 4 November 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bukan hanya mengajak masyarakat gemar makan ikan, Pemerintah Kabupaten Garut mulai menggenjot inovasi produk olahan perikanan sebagai strategi meningkatkan kualitas gizi, menekan angka stunting, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus peluncuran Program Penguatan Sistem Olahan dan Inovasi Produk Perikanan (Pesona) oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut di Balai Benih Ikan (BBI) Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Selasa (3/11/2026).

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, menegaskan bahwa Gemarikan dan Pesona memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pemenuhan kebutuhan gizi, serta pengembangan sektor usaha perikanan.

“Dan tentu juga ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan IPM kita, di mana anak-anak supaya giat belajar, penguatan dari nutrisi dan protein yang diberikan kepada anak usia sekolah ini sangat penting sekali,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, gerakan Gemarikan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat konsumsi ikan, terutama bagi ibu hamil, remaja putri, hingga anak usia sekolah.

Kandungan protein dan nutrisi dalam ikan dinilai sangat penting untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak. Edukasi mengenai konsumsi ikan juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Garut Salurkan Bantuan Untuk Beberapa Profesi yang Terdampak PPKM

Namun, konsumsi ikan laut yang masih relatif rendah menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat agar menjadikan ikan sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari.

“ Mari kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut kita gelorakan gemar makan ikan dan kita perkuat penguatan sistem olahan produk ikan, dengan inovasi yang baru ini, melalui Pesona semua bisa memanfaatkan produk ikan di daerahnya masing-masing, di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

Tak berhenti pada kampanye konsumsi, Program Pesona hadir untuk mendorong pengolahan dan inovasi produk perikanan agar memiliki nilai tambah, daya saing, serta peluang pasar yang lebih luas.

Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi pelaku UMKM, kelompok wanita nelayan, pembudidaya, dan pemasar produk perikanan lokal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dedy juga memberikan apresiasi atas peningkatan omzet Balai Benih Ikan (BBI) Bayongbong yang memiliki luas lahan sekitar 4 hektare dengan 48 kolam.

“Dan saya apresiasi kepada Pak Kepala UPTD dan Ibu Kadis Perikanan dan Peternakan, di mana omsetnya tahun ini melonjak tinggi. Artinya kebutuhan masyarakat akan benih ikan juga tinggi dan kepada masyarakat mari kita biasakan untuk mengolah makanan yang berasal dari produk ikan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Lakukan Penataan PKL di Simpang Lima, Pedagang Diminta Pindah ke MPP

Sementara itu, Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Dyah Savitri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan sekaligus mendorong inovasi produk perikanan daerah.

“Secara lebih terinci, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, kemudian para siswa-siswi mempunyai pengetahuan bahwa makan ikan itu sehat, makan ikan itu membuat kita menjadi kuat dan akhirnya bisa menjadi generasi yang cerdas,” ungkap Dyah.

Sebanyak 150 siswa mengikuti kegiatan sosialisasi dan mendapatkan edukasi tentang perikanan serta makanan tambahan dengan gizi seimbang berdasarkan prinsip Isi Piringku.

Komposisi makanan yang diperkenalkan terdiri atas 40 persen protein, 40 persen karbohidrat, serta 20 persen sayur dan buah-buahan.

Dyah berharap, melalui Program Pesona, produk olahan perikanan Garut semakin berkembang, inovasi terus bermunculan, dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya kelompok wanita nelayan, pembudidaya, serta pelaku pemasaran produk perikanan.

Dengan Gemarikan dan Pesona, Pemkab Garut berupaya menyatukan dua agenda besar: membangun generasi sehat, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui potensi perikanan lokal.

(DK)

Berita Terkait

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi
FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan
Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:41 WIB

150 Siswa Dapat Edukasi Gizi, Garut Siapkan Inovasi Produk Perikanan Lewat Pesona

Selasa, 29 September 2026 - 20:12 WIB

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!