Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi - Kilas Garut News

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 29 September 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, menghadiri acara syukuran yang diselenggarakan Kelompok Tani Peduli Pangan Harum Madu di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (28/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kadistan menyerahkan bantuan benih padi kepada para petani setempat.

Ardhy Firdian menjelaskan, kehadirannya merupakan respons atas undangan Kelompok Tani Harum Madu sekaligus bentuk dukungan pemerintah daerah kepada petani yang lahannya sempat terdampak kekeringan beberapa waktu lalu.

“Kami dari Dinas Pertanian memberikan bantuan benih pengganti untuk anggota kelompok tani,” ungkap Ardhy.

Baca Juga :  Kodim 0611/Garut Dukung Petani Kelola Hasil Panen Secara Mandiri

Selain menyerahkan bantuan, Kadistan Garut juga mengapresiasi konsep inovatif Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Jadi memang ini sangat bagus sekali konsep ini, dan ini bisa diadopsi dan dipublikasi oleh kelompok-kelompok masyarakat lain yang ada di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Di tempat yang sama, Direktur Sekolah Sungai Cimanuk (SSC), Mulyono Kadafi, menuturkan bahwa acara syukuran tersebut dirangkaikan dengan aksi penanaman bibit. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar kembali bersemangat dalam bertani.

Baca Juga :  KKP RI Gandeng Pemkab Garut Bangun Sentra Kuliner Ikan

Mulyono menegaskan, ketersediaan air menjadi kunci utama keberhasilan pertanian. Menurutnya, bibit berkualitas tidak akan memberikan hasil optimal tanpa dukungan pengairan yang memadai.

“sebab tidak ada manfaatnya bibit apa pun juga kalau airnya tidak ada,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Mulyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang terus berkomitmen memperjuangkan ketersediaan air agar dapat mengairi lahan-lahan pertanian di Kabupaten Garut.

(dk)

Berita Terkait

FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan
Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:12 WIB

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bupati Garut Pastikan Jembatan Cidarengdeng Rampung 5 Oktober 2026

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:24 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!