Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD - Kilas Garut News

Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 5 September 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (3/9/2026).

Bupati Garut menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kinerja sektor pariwisata dan pertanian berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sektor pariwisata tercatat tumbuh hingga 13,2%.

“Di otak kami, kalau sektor (perekonomian bagus) maka harus dijaga pertumbuhannya jangan sampai (turun lagi), susah lagi kalau bertambah. Dan itu juga saya yakin karena kerja keras kita semua dan bapak ibu, yang sudah mampu membujuk orang luar datang ke Garut,” ucap Syakur.

Untuk menjaga pertumbuhan tersebut, Syakur menekankan pentingnya penyelenggaraan berbagai event sebagai penggerak ekonomi daerah, mulai dari pariwisata, olahraga, budaya, hingga keagamaan.

“Menurut saya, bahwa salah satu cara yang sangat bagus untuk pertumbuhan ekonomi adalah melakukan event-event yang banyak. Apa saja eventnya? Bisa pariwisata, bisa olahraga, bisa budaya, bahkan keagamaan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polsek Cisurupan Giat Monitoring Turnamen Sepak Bola

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, memaparkan bahwa kunjungan wisatawan masih terkonsentrasi di wilayah tengah dan perkotaan. Berdasarkan data Disparbud, kunjungan wisatawan mencapai 70% di wilayah tersebut, 12% di wilayah selatan, dan 6,7% di wilayah utara.

“Sehingga kami melihat potensi seperti itu kita akan fokus untuk menunjang terhadap pertumbuhan untuk daya dukung di daerah tengah dan perkotaan,” ucapnya.

Sebagai langkah konkret, Disparbud Garut berencana membangun fondasi penataan pintu gerbang kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Cipanas tahun ini dengan konsep one-role service (kawasan terpadu). Penataan tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik utama dan berdampak pada peningkatan kunjungan ke destinasi wisata lainnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, menyampaikan bahwa sektor akomodasi serta makanan dan minuman menjadi salah satu sektor ekonomi dengan pertumbuhan tinggi di Kabupaten Garut.

Berdasarkan data BPS 2025, pertumbuhan sektoral tertinggi tercatat pada sektor akomodasi dan makanan minuman sebesar 13,62%. Pergerakan wisatawan juga meningkat 26,15%, dengan mayoritas pengunjung berasal dari Bandung dan sekitarnya.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Garut Kembali Tangkap Pengedar Barang Haram

“Kemudian kalau kita lihat dari sisi pertumbuhan juga luar biasa. Ini data BPS 2025, ini menunjuk pertumbuhan sektoral yang paling tinggi itu ada di akomodasi makan minum sebanyak 13,62% jadi ini usaha yang memang tepat kalau katakanlah melihat dari peta struktur ekonomi di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Peningkatan aktivitas wisata tersebut turut berdampak pada penerimaan daerah. Pajak Perhotelan tumbuh 47,17%, Pajak Makanan dan Minuman 35,53%, serta Tingkat Hunian Kamar (Occupancy Rate) meningkat 6,95%.

Meski menunjukkan tren positif, Ridzky menyoroti masih adanya kesenjangan antara jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terbit melalui sistem OSS dengan pelaku usaha yang telah terdaftar sebagai Wajib Pajak Daerah (NPWPD).

Rakor tersebut menjadi forum untuk mendorong optimalisasi PAD melalui pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan kepatuhan pajak daerah.

(dk)

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!