Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta - Kilas Garut News

Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali diterpa isu tak sedap. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mengaku kecewa berat setelah penyerahan Surat Perintah Tugas (SPT) Koordinator Wilayah (Korwil) UPT Disdik yang dijadwalkan berlangsung, mendadak dibatalkan.

Kekecewaan itu disampaikan langsung Abdul Manap, S.Pd.I, salah satu calon penerima SPT Korwil Disdik wilayah Kecamatan Cikelet, saat ditemui awak media di halaman Kantor Bupati Garut, Kamis (21/05/2026).

Dengan nada penuh emosi, Abdul Manap mengaku merasa terpukul karena sebelumnya telah mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah demi kelancaran proses jabatan yang akan diterimanya.

“Seharusnya hari ini sesuai surat undangan yang saya terima ada agenda penyerahan SPT Korwil UPT Disdik Kecamatan Cikelet. Tapi mendadak dibatalkan. Ini ada apa? Saya tidak takut menyampaikan kebenaran,” tegas Abdul Manap di hadapan wartawan.

Baca Juga :  Wabup Garut Cek Lapangan Untuk Monitoring Sejumlah Bangunan Sekolah

Menurut pengakuannya, demi memenuhi kebutuhan terkait proses jabatan tersebut, dirinya sampai harus mencari pinjaman uang sebesar Rp25 juta.

Pernyataan itu sontak menjadi perhatian publik dan memunculkan dugaan adanya praktik tidak sehat dalam proses penempatan jabatan di lingkungan pendidikan Kabupaten Garut.

Abdul Manap sendiri diketahui menjadi salah satu dari 42 calon Korwil Pendidikan yang sebelumnya dijadwalkan menerima Surat Perintah Tugas langsung dari Bupati Garut.

Untuk menghadiri agenda tersebut, ia rela menempuh perjalanan jauh dari wilayah selatan Garut menuju pusat kota. Dengan menggunakan sepeda motor, ia berangkat sejak dini hari dari Kecamatan Cikelet yang memiliki jarak tempuh sekitar 90 kilometer menuju Kota Garut.

Baca Juga :  Kolaborasi Mahasiswa PPG IPI Garut dan DISPUSIPDA Gerakan Literasi di SDN 1 Sukamukti

Namun perjalanan panjang yang sempat dipenuhi harapan itu berubah menjadi rasa kecewa dan tanda tanya besar setelah agenda penyerahan SPT dibatalkan secara tiba-tiba.

Kini Abdul Manap mengaku siap membongkar dugaan praktik yang menurutnya mencoreng dunia pendidikan, meski harus menghadapi berbagai risiko dan konsekuensi.

“Saya siap buka-bukaan demi kebenaran,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terkait pembatalan penyerahan SPT tersebut maupun tudingan yang disampaikan Abdul Manap.

(red*)

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana
Di Tengah Aksi Hardiknas, Mahasiswa IPI Garut Temukan Potret Nyata Perjuangan Pendidikan
Kompetisi LCC Garut 2026 Tuntas, SDN 4 Pataruman Kembali Jadi yang Terbaik
SDN 2 Sukaratu Sucinaraja Buka PPDB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul Sejak Dini
Serius Benahi Pendidikan Anak Usia Dini, Disdik Garut Susun RAD PAUD HI
Rektor IPI Garut Apresiasi Beasiswa UKT “Garut Hebat”, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
PPG IPI Garut Antar Peserta PPL Terbimbing ke Sejumlah Sekolah di Garut
Ratusan Calon Mahasiswa Sudah Join, IPI Garut Diserbu Pendaftar Baru: “Kamu Kapan?”
Berita ini 424 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:24 WIB

Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:11 WIB

Di Tengah Aksi Hardiknas, Mahasiswa IPI Garut Temukan Potret Nyata Perjuangan Pendidikan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Kompetisi LCC Garut 2026 Tuntas, SDN 4 Pataruman Kembali Jadi yang Terbaik

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

SDN 2 Sukaratu Sucinaraja Buka PPDB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul Sejak Dini

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!