Wabup Garut Cek Lapangan Untuk Monitoring Sejumlah Bangunan Sekolah - Kilas Garut News

Wabup Garut Cek Lapangan Untuk Monitoring Sejumlah Bangunan Sekolah

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 19 Oktober 2022 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS|Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman langsung cek lapangan untuk melakukan monitoring bangunan dibeberapa sekolah di antaranya, Sekolah Dasar Negri (SDN) Mekarwangi 1 dan Mekarwangi 2 yang bertempat di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (18/10/2022).

Wabup Garut menyampaikan, monitoring ini dalam rangka verifikasi lapangan di mana berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Garut bahwa ada 900-1000 kelas pada bangunan sekolah di Kabupaten Garut harus dilakukan rehabilitasi berat.

“Bahkan mungkin harus dibangun dari 0 dan saya harus melakukan verifikasi di lapangan kondisi yang sesungguhnya seperti apa, apakah sebanyak itu,” jelasnya

Baca Juga :  Pungli Revitalisasi Sekolah Viral, Polres Garut: Kasus Sudah Ditangani Kejaksaan

Meskipun begitu, kata Helmi, terdapat perbedaan dengan informasi dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang menyebutkan bahwa, tidak lebih dari 50 kelas yang harus dilakukan rehabilitasi.

“Sedangkan informasi dari pendataan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dengan BAPPEDA itu ada 900 sampai 1000 kelas,ini ada perbedaan yang mencolok yang diajukan melalui Dapodik,menurut Helmi, itu sangat kecil, sedangkan yang langsung diajukan kepada dinas sangat besar,”

Maka dari itu,pihaknya telah menugaskan kepada tim yang tengah dibentuk dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di antaranya, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Permukiman, serta Inspektorat Daerah untuk melakukan verifikasi terkait data tersebut”ungkapnya

Baca Juga :  Pelepasan Siswa SMP PGRI Dihadiri Polsek Tegalwaru Polres Karawang

“Jadi kalau yang sudah tidak layak dari struktur dari atap itu sudah harus di bongkar ruang kelas baru lagi itu, karena kan banyak juga yang struktur nya sudah rusak, maksudnya sudah rusak itu tanahnya sudah bergerak, amblas itu kan strukturnya harus dibangun dari nol gak bisa lagi hanya atapnya saja,”

Sebelumnya, pihaknya juga telah mengecek dari beberapa sekolah lain yaitu SDN Sukasenang 2 yang bertempat di Kecamatan Bayongbong,dan SDN Cipicung 3,kemudian SDN Bagendit 2 di Kecamatan Banyuresmi”pungkasnya.(Agus).

Berita Terkait

Datangi Disdik Garut, FLKSI Jabar Perjuangkan Keadilan PIP bagi Anak Yatim
IPI Garut Bersinar di Kancah Dunia, Mahasiswa PPG Raih Tiga Penghargaan Bergengsi
Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta
Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana
Di Tengah Aksi Hardiknas, Mahasiswa IPI Garut Temukan Potret Nyata Perjuangan Pendidikan
Kompetisi LCC Garut 2026 Tuntas, SDN 4 Pataruman Kembali Jadi yang Terbaik
SDN 2 Sukaratu Sucinaraja Buka PPDB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul Sejak Dini
Serius Benahi Pendidikan Anak Usia Dini, Disdik Garut Susun RAD PAUD HI
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:17 WIB

Datangi Disdik Garut, FLKSI Jabar Perjuangkan Keadilan PIP bagi Anak Yatim

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:48 WIB

IPI Garut Bersinar di Kancah Dunia, Mahasiswa PPG Raih Tiga Penghargaan Bergengsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:35 WIB

Diduga Ada Mahar Jabatan Korwil Disdik Garut, ASN Asal Cikelet Mengaku Rugi Rp 25 Juta

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:24 WIB

Sekolah Rakyat Garut Masuki Tahap Krusial, Kemensos Pastikan Lokasi Harus Bebas Bencana

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:11 WIB

Di Tengah Aksi Hardiknas, Mahasiswa IPI Garut Temukan Potret Nyata Perjuangan Pendidikan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!