KILASGARUTNEWS.id|Di balik keterbatasan yang di jalani sejak lahir, harapan itu akhirnya datang untuk Dewi Sinta, seorang penyandang disabilitas yang tinggal di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Melalui kolaborasi nyata antara Dinas Sosial Kabupaten Garut dan LKSA Al Usman Sucinaraja, bantuan sosial berupa jaminan hidup dan kebutuhan pokok disalurkan langsung kepada Dewi Sinta, yang selama ini hidup dalam kondisi penuh keterbatasan karena tidak dapat berjalan sejak lahir. Senin (20/4/2026).
Kehadiran petugas Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Garut di kediaman Dewi Sinta menjadi momen yang mengharukan. Sejumlah bantuan sembako diserahkan sebagai bentuk kepedulian Dinas Sosial Kabupaten Garut kepada warganya yang membutuhkan perhatian khusus.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang disampaikan oleh LKSA Al Usman Sucinaraja, yang selama ini aktif menjangkau dan mengidentifikasi masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas di wilayah Garut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Desa Situsaeur serta perwakilan Kesra Kecamatan Karangpawitan, yang bersama-sama memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.
Suasana haru pun tak terbendung saat Ibu Titi, ibunda Dewi Sinta, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
“Terima kasih banyak atas bantuan ini, kami sangat terbantu. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ganjar, turut memberikan apresiasi tinggi kepada LKSA Al Usman Sucinaraja atas dedikasinya yang konsisten hadir di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif LKSA Al Usman yang terus eksis membantu masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial sangat penting dalam menjangkau kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LKSA Al Usman Sucinaraja, Deden Kurnia, S.Pd., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam membantu warga yang benar-benar membutuhkan.
“Kami hadir bukan hanya untuk membantu, tetapi juga memastikan bahwa suara masyarakat kecil bisa sampai dan didengar. Dewi Sinta adalah salah satu dari sekian banyak yang membutuhkan perhatian bersama. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang tergerak untuk peduli dan bersama-sama menghadirkan solusi nyata,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Garut menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan kasus-kasus sosial di lapangan.
“Sinergi seperti ini harus terus diperkuat, karena dengan kebersamaan, bantuan bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kolaborasi mampu menghadirkan harapan baru, bahkan di tengah keterbatasan yang paling dalam sekalipun. Pemerintah bersama lembaga sosial terus berkomitmen untuk hadir, mendengar, dan bertindak bagi masyarakat yang membutuhkan.
(dk)











