Dinas Pertanian Garut Gelar Rakor Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025 - Kilas Garut News

Dinas Pertanian Garut Gelar Rakor Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025 dan Antisipasi Bencana Iklim, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (21/3/2025).

i

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025 dan Antisipasi Bencana Iklim, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (21/3/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025 dan Antisipasi Bencana Iklim, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (21/3/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, kegiatan ini diisi dengan diskusi antar stakeholder dalam rangka upaya menguatkan ketahanan pangan. Adapun, diantara pesertanya yakni para Camat.

“Kenapa itu penting? karena memang poinnya ada di Pak Camat, Pak Camat sebagai katakanlah akselerator ya artinya pemercepat lah proses itu dan juga legitimator sehingga Insyaallah dengan keterhadiran Pak Camat juga bisa memberikan support,” ujar Nurdin.

Nurdin mengungkapkan kegiatan ini juga merupakan salah satu langkah guna mewujudkan swasembada pangan, yang merupakan salah satu amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Indonesia.

“Harapan kita ya tentu sebagaimana target Pak Presiden kita bisa swasembada pangan karena itu penting bagi kita,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia bidang Tata Kelola Pemerintahan, Nandang Sudrajat, menuturkan, kedatangan pihaknya ke Kabupaten Garut karena adanya penurunan luas tambah tanam (LTT) di Kabupaten Garut pada tahun ini.

“Nah capaian dari Januari sampai ke bulan ini, itu masih di bawah capaian tahun 2023-2024, makanya kita ingin merekon data dan ingin menyerap persoalan kenapa ada penurunan, apa yang terjadi persoalannya. Ternyata ditemukan bahwa ada keterlambatan tanam di musim yang lalu juga, karena memang ada el nino sampai bulan November itu kan masih kemarau panjang. Itu yang mundur, jadi begitu mundur jadi mundur terus ke sini,” tuturnya.

Baca Juga :  Lapas Garut Panes 2 Kuintal Jagung Manis, Bukti Produktifitas di Balik Jeruji

Ia berharap melalui kegiatan ini pihaknya bisa mengkonsolidasi padi yang ditanam di bulan Desember atau November agar bisa dipanen pada bulan Maret dan April, sehingga bisa dilakukan penanaman kembali dan terwujud akselerasi LTT atau pencapaian tambah tanam di sawah yang ada di Kabupaten Garut.

“Mengenai kekurangan Alsintan, hari ini akan kita eksplor ada berapa ratus traktor yang sudah masuk di Garut. Ada berapa puluh alat panen yang sudah masuk, adanya dimana saja. Kalau ada satu blok panen itu dimobilisasi ke situ, biaya mobilisasinya itu nanti dari Kementerian, yang penting nanti kepala Dinas Kabupaten Garut harus melakukan inventarisasi iru. Jadi itu, jadi kalau ingin tercapai LTT-nya seperti tahun yang lalu, tahun ini hasilnya, bulan Oktober itu adalah swasembada beras, kita tidak perlu impor lagi ya harus ada sistem yang terintegrasi itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Ngopi Bersama Serikat Pekerja, Sekda Garut Merasa Prihatin dengan Masalah Pekerja

Di tempat yang sama, Kepala Distan Kabupaten Garut, Haeruman, menerangkan, dilaksanakannya Rakor LTT Padi Sawah ini karena pihaknya masih memiliki kekurangan sekitar 3 ribu hektare lahan padi sawah. Meski demikian, imbuh Haeruman, kekurangan tersebut akan bisa tercapai di akhir bulan Maret, bahkan akan terdapat penambahan LTT pada bulan April mendatang.

“Insyaallah kita akan mengawal supaya target pada bulan April itu bisa tercapai karena kaitan dengan peningkatan swasembada pangan padi di Kabupaten Garut,” ungkap Haeruman.

Kegiatan ini sendiri, imbuh Haeruman, menghadirkan narasumber dari Perwakilan Kementan RI, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut, hingga Kodim 0611/Garut, dengan para peserta merupakan koordinator penyuluh, perwakilan UPT Pertanian, hingga para camat di 42 kecamatan.

“Terkait dengan LTT yang ada di Kabupaten Garut alhamdulilah kita sesuai dengan target dari Kementerian Pertanian sudah berjalan sesuai dengan target dari Kementerian Pertanian. Output dari LTT itu berkaitan dengan peningkatan produksi untuk swasembada pangan, luas tambah tanam sehingga produksi terus meningkat dan swasembada pangan di Kabupaten Garut bisa terwujud,” tandasnya.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

150 Siswa Dapat Edukasi Gizi, Garut Siapkan Inovasi Produk Perikanan Lewat Pesona
Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi
FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan
Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:41 WIB

150 Siswa Dapat Edukasi Gizi, Garut Siapkan Inovasi Produk Perikanan Lewat Pesona

Selasa, 29 September 2026 - 20:12 WIB

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!