Ditandai Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan, Bupati Garut Lantik 1.605 PPPK Nakes Formasi 2022 - Kilas Garut News

Ditandai Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan, Bupati Garut Lantik 1.605 PPPK Nakes Formasi 2022

Avatar photo

- Reporter

Senin, 17 April 2023 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik 1.605 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan (nakes) Formasi Tahun 2022 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yang dilaksanakan di Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/4/2023).

Acara tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan berita acara diwakili dr. Helen Sudaryanti, yang bertugas di PKM Rancasalak, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis SK Bupati kepada 19 orang.

Ke 1.605 PPPK ini akan ditempatkan di sejumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada di Kabupaten Garut seperti RSUD dr. Slamet Garut dan Puskesmas di 42 kecamatan.

Bupati Garut, menyampaikan, bahwa hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi para pegawai yang dilantik, setelah penantian panjang para PPPK untuk mendapatkan status yang jelas.

“Saudara hari ini akan di sumpah dan diangkat, untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, sesuai undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan PP 11 tahun 2017, serta untuk memenuhi peraturan pemerintah nomor 48 tahun 2018 tentang PPPK,” ucap Rudy.

Rudy menyampaikan, bahwa hal ini merupakan bentuk tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Garut, kepada para pegawai yang telah mengabdi tanpa status dan upah yang jelas, di mana, para PPPK Tenaga Kesehatan telah berjasa menyelesaikan masalah Covid-19 di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Polres Garut Giat Bina Latihan Mandiri Casis Diktuk Bintara Polri

“Kalian semua telah berjasa menyelesaikan masalah Covid-19 di Kabupaten Garut dengan segala risiko, malahan di antara kalian ada yang meninggal dunia ketika melaksanakan tugas, saya mendoakan yang meninggal dunia belum diangkat sebagai PPPK, semoga meninggalnya dalam keadaan husnul khotimah,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Bupati Garut, menyampaikan bahwa para pegawai yang pada hari ini dilantik juga telah membantu pemerintah daerah, dalam menurunkan angka stunting dari 35% hingga 23%, di mana hal ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa.

“Kita masih banyak persoalan, yaitu persoalan yang berhubungan dengan kematian ibu dan bayi, oleh sebab itu setelah saudara mempunyai kejelasan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, yang diikuti dengan jaminan gaji yang sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Sementara itu, salah satu pegawai yang dilantik, Nur Alim (30), menceritaka dirinya bersama rekan yang dilantik telah melalui proses panjang, mulai selesai administrasi secara online hingga keikutsertaannya seleksi di Kota Tasikmalaya

“Sebelumnya saya dites di Tasik, tahapannya pertama seleksi administrasi dulu melalui via online, kemudian saya mengikuti seleksi di Tasik,” tandasnya.

Dirinya rasa senang dan bahagia setelah mendapat kepastian dengan dilantik hari ini, setelah kurang lebih mengabdi 7 tahun di Puskesmas Sukamukti, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Polsek Cibatu Polres Garut Amankan Ulang Tahun Pasulukan Loka Gandasasmita

“Harapan saya ke depan mudah-mudahan diangkatnya saya menjadi PPPK, bisa meningkatkan kinerja saya di Puskesmas,” ucapnya.

Ia berharap, dengan dilantiknya dirinya pada hari ini dapat meningkatkan derajat hidupnya, dan menjadi ladang ibadah bagi dirinya maupun para tenaga kesehatan lainnya.

Berdasarkan Keputusan Bupati Garut Nomor 801.1.13.2/KEP.382-BKD/2023 tentang Pengangkatan PPPK di Lingkungan Pemkab Garut, jumlah PPPK yang diangkat dan diambil sumpah sebanyak 1.605 orang, dengan rincian jabatan dan jumlah sebagai berikut :

  1. Ahli Pratama – Administrator Kesehatan sebanyak 4 orang
  2. Ahli Pratama – Apoteker sebanyak 21 orang
  3. Ahli Pratama – Bidan sebanyak 66 orang
  4. Ahli Pratama – Dokter sebanyak 8 orang
  5. Ahli Pratama – Dokter Gigi sebanyak 1 orang
    6.Ahli Pratama – Epidemiolog Kesehatan sebanyak 1 orang
  6. Ahli Pratama – Nutrisionis 1 orang
  7. Ahli Pratama – Perawat 78 orang
  8. Ahli Pertama – Sanitarian sebanyak 4 orang
  9. Ahli Pertama – Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku sebanayak 24 orang
  10. Terampil – Asisten Apoteker sebanyak 17 orang
  11. Terampil – Asisten Penata Anestesi sebanyak 3 orang
  12. Terampil – Bidan sebanyak 545 orang
  13. Terampil – Nutrisionis seb

(Agus*).

Berita Terkait

Ratusan KPM di Tenjonagara Nikmati Bantuan BPNT & PKH, Kades Pastikan Tepat Sasaran
Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong
Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial
Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:18 WIB

Ratusan KPM di Tenjonagara Nikmati Bantuan BPNT & PKH, Kades Pastikan Tepat Sasaran

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong

Selasa, 21 April 2026 - 09:28 WIB

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!