DMPD Garut Gelar Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023 - Kilas Garut News

DMPD Garut Gelar Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 28 Februari 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut menyelenggarakan Malam Puncak Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023 yang dilaksanakan di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). Penganugerahan Wanoja Desa Tahun 2023 ini diikuti oleh 45 peserta dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sambutannya mengungkapkan, para Wanoja Desa memiliki kemampuan yang sangat luar biasa yang memiliki peran sangat baik dalam membangun citra desa.

“Wanoja Desa mempunyai peran yang sangat baik dalam rangka membangun citra desa yang lebih baik lagi. Citra desa harus diangkat, karena desa insha Allah sebentar lagi akan menjadi daerah otonomi tingkat tiga,” ucap Bupati Garut.

Bupati berpesan, agar para Wanoja Desa tetap mengedepankan kesopanan, etika, serta attitude sehingga dapat menunjukkan identitas Wanoja Desa yang baik.

Disisi lain, ia mengungkapkan bahwa perkembangan desa mandiri di Kabupaten Garut sudah sangat luar biasa. Ia memaparkan, bahwa desa mandiri di Kabupaten Garut saat ini berjumlah 70. Selain itu, Rudy menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan agar di Kabupaten Garut terdapat 220 desa mandiri, sehingga hal ini dapat meningkatkan Indeks Membangun Desa (IDM).

Baca Juga :  Keakraban Anggota Polsek Batujaya Polres Karawang Dengan Koramil 0402/Batujaya

“Tentu saya berharap desa-desa di Kabupaten Garut terus maju, dan banyak kepala desa yang memiliki inisiatif mempunyai inovasi yang juga melebihi inisiatif dan inovasi dari seorang bupati,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Garut, Wawan Nurdin menyampaikan rasa terimakasih kepada Tim Ngumbara Lembur, yang sudah melaksanakan kegiatan Pasanggiri Wanoja Desa. Ia memaparkan, bahwa Pasanggiri Wanoja Desa merupakan sebuah tahapan dalam program DPMD Garut yaitu Ngumbara Lembur.

“Ngumbara lembur ini adalah ngumbara adalah pindah, lembur ini adalah desa, jadi bagaimana pemikiran stakeholder ini seolah-olah pindah ke desa, berada di desa, sehingga ingin membangun desa, dan program ini adalah pemberdayaan BUMDes, dan pengembangan desa wisata, dalam pemulihan ekonomi dengan pendekatan pentahelix,” katanya.

Baca Juga :  Kutuk Penikaman Aktivis Kemanusiaan, AMPK Garut Apresiasi Kinerja Polres Garut Sudah Tangkap Pelaku 

Di tempat yang sama, Ketua Panitia, Rahmat Khadi, mengungkapkan bahwa sejak 8 bulan lalu, pihaknya ditugaskan untuk menyeleksi dan mengaudisi para wanoja desa dari 421 desa yang berasal dari 42 kecamatan, sehingga nantinya akan lahirlah wanoja desa yang multitalent untuk memberikan motivator, menjadi agen perubahan desa, dan memberikan manfaat bagi masing-masing desa.

“Adapun tim juri yang kami rekomendasikan dan kami tugaskan, dan tetap sesuai arahan dan rekomendasi Pemkab Garut, di mana ada akademisi di dalamnya, ada pengusaha di dalamnya, ada komunitas, ada pemerintah, dan ada media di dalamnya, terima kasih kepada dewan juri,” ucapnya.

Ia berharap, para wanoja desa ini nantinya akan memiliki tugas sebagai duta yang akan menginformasikkan, mengeksplor desa-desa untuk menjadi desa mandiri di Kabupaten Garut, serta membangun Garut untuk tetap sejahtera lahir dan batin.

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!