Warga Garut Temukan Mortir Peninggalan Jepang, Polisi Amankan Lokasi - Kilas Garut News

Warga Garut Temukan Mortir Peninggalan Jepang, Polisi Amankan Lokasi

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 6 September 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Warga Kampung Leuwinanggung, Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sebuah mortir atau bom peninggalan zaman Jepang, Sabtu (6/9/2025) pagi.

Mortir berukuran sekitar panjang 80 cm dengan diameter 15 cm itu ditemukan dalam kondisi masih aktif ketika seorang warga tengah menggali tanah untuk pembangunan pondasi rumah.

Kapolsek Pameungpeuk Iptu Bangbang mengatakan pemilik lahan, Dedih (52), awalnya melakukan penggalian tanah dengan cangkul.

Saat menggali, dirinya bersama saksi mata Lili (65) dan Aday (60) mendapati benda mencurigakan berbentuk logam besar yang kemudian diketahui sebagai mortir.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas TNI–Polri, Kapolres Garut dan Dandim 0611 Garut Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kapolsek Pameungpeuk, Babinsa Desa Paas bersama Kanit Intelkam Polsek Pameungpeuk langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Begitu mendapat laporan, kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi dan melakukan langkah pengamanan agar tidak membahayakan warga sekitar,” ujar Kapolsek Pameungpeuk, IPTU Bangbang Sudarsono.

Sebagai langkah awal, mortir tersebut dibungkus dan diamankan dari lokasi temuan dan direndam dengan air di halaman samping Koramil sebelum nantinya diserahkan ke tim penjinak bom (Jibom).

Baca Juga :  Kebakaran Rumah di Garut, Polsek Pakenjeng: Korban Alami Luka Bakar Ringan

“Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan. Warga yang sempat panik kini kembali tenang setelah benda berbahaya tersebut berhasil diamankan.” tambah Kapolsek.

Penemuan mortir ini menambah daftar panjang peninggalan bersejarah dari masa pendudukan Jepang yang masih ditemukan di wilayah Garut hingga saat ini.

(dk)

Berita Terkait

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian
Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir
Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Upacara HUT RI ke-81, Bupati Syakur Sampaikan Kabar Positif Pembangunan Garut
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Senin, 14 September 2026 - 21:36 WIB

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data

Senin, 14 September 2026 - 20:54 WIB

Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!